Berita
Laporkan Tiga Portal Berita Online, Livi Zheng: Membunuh Karakter Saya
Sutrradara Livi Zheng malaporkan tiga media ke Dewan Pers. Ia merasa nama baiknya di industri film Tanah Air telah tercorang lantaran pembunuhan karakter lewat pemberitaan.
Ketiga media tersebut yakni, Geotimes, Asumsi dan Tirto yang diduga melanggar kode etik jurnalistik perihal 12 pemberitaan tentang Livi Zheng yang tidak akurasi.
“Ada 12 artikel yang tidak akurat. Mungkin nanti tunggu aja. Banyak sekali yang tidak akurat dan itu tidak konfirmasi ke saya. Dan itu membunuh karakter saya, kita tunggu saja,” ujar Livi saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (9/9).
Senada dengan Livi Zheng, Hulman Jufri Oktario Simatupang, tim kuasa hukumnya, juga mengaku nama baik kliennya tersebut telah tercoreng.
“Pastinya nama baik ya, itu kan Livi sudah ngomong, pembunuhan karakter. Kan ada beberapa yang mungkin sedikit, saya nggak mau bilang banyak, sedikit menyudutkan,” beber Hulman.
Namun sayangnya baik Hulman maupun Livi enggan membeberkan kepada perihal 12 pemberitaan dan detail artikel yang dipermasalahkan.
“Saya tidak bisa singgung, karena kita beda presepsi, saya dari sisi hukum, ini dari sisi jurnalistik. Makanya di dalam, bukan ngomongin UU Pers, atau segala macem, atau pelanggaran,” jelasnya.
“Tapi kode etik jurnalistik, jadi saya rasa, saya belum bisa jawab sekarang,” tutupnya.[ Akurat.co ]
-
POLITIK01/10/2026 19:00 WIBTiga Nama Besar Terpental dari Kabinet, Tak Dapat Jatah Baru
-
NASIONAL02/10/2026 06:00 WIBPAN Soroti Bahaya Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NASIONAL02/10/2026 09:00 WIBDPR Desak Kesiapan RS Hadapi Perubahan Besar JKN
-
JABODETABEK02/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai Jakarta 2 Oktober
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
NASIONAL01/10/2026 17:00 WIBKapolri Baru Suyudi Pasang Peringatan Keras untuk Internal Polri

















