Berita
Ria Ricis Dikritik oleh Warganet atas Promosi Produk KFC yang Dukung Israel
AKTUALITAS.ID – Youtuber dan ikon media sosial, Ria Ricis, mendapati dirinya berada di tengah sorotan publik setelah mempromosikan produk dari gerai cepat saji KFC yang diketahui mendukung perjuangan tentara Israel. Langkah kontroversial ini tidak hanya mengundang apresiasi sebagian pengikutnya, tetapi juga memicu kritik tajam dari sejumlah warganet yang merasa kecewa dengan sikapnya.
Dalam sebuah postingan di akun Instagram resmi KFC, pihak restoran memperlihatkan dukungan mereka terhadap Ria Ricis dengan mengundangnya untuk berpartisipasi dalam acara live TikTok. Meskipun banyak yang merespons positif, namun tidak sedikit pula yang mengekspresikan ketidaksetujuan mereka terhadap langkah Ricis.
Salah satu warganet menuliskan, “Sudah waktunya ini artis/influencer di-banned. Unsubscribed aja semua medsosnya dia,” yang mencerminkan kekecewaan banyak pihak terhadap tindakan promosi yang dianggap kontroversial tersebut.
Namun, Ricis juga memperoleh dukungan dari sebagian pengikutnya. Seorang pengguna media sosial menuliskan, “Ria Ricis, jangan biarkan tekanan dari orang lain mengganggu kamu. Teruslah melakukan yang terbaik dalam kariermu.”
Dalam tanggapannya, Ria Ricis mencoba untuk mengklarifikasi keterlibatannya dalam promosi produk KFC tersebut. Dia menegaskan, “Maaf ya kalau kalian enggak suka, aku cuma jalanin dan selesaikan pekerjaan dan kontrakku di KFC.”
Kontroversi ini semakin memperjelas pentingnya tanggung jawab sosial bagi tokoh publik dan influencer dalam memilih proyek atau endorsement yang mereka terlibat. Dukungan dan kritik yang diterima Ria Ricis menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan dampak sosial dan politik dari tindakan mereka di ranah publik.
Dalam sebuah pernyataan, Ria Ricis menyampaikan penyesalannya jika tindakannya mengecewakan pengikutnya, tetapi juga menekankan pentingnya menjalankan pekerjaan sesuai dengan kontrak yang ada.
Klarifikasi ini menyoroti kompleksitas dalam menjaga keseimbangan antara ekspektasi publik dan kebutuhan profesional dalam industri media sosial yang terus berkembang. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
NUSANTARA04/11/2026 08:30 WIBBandar Sabu di Morowali Pakai AI untuk Jalankan Bisnis Haram
-
Berita04/11/2026 10:00 WIBMenko Yusril Sebut Kasus Presiden Prabowo Belum Dijerat Makar
-
EKBIS04/11/2026 09:00 WIBSetop Lewat Singapura! Menko Bahlil Klaim Kekayaan RI Tak Boleh Dinikmati Negara Lain
-
JABODETABEK04/11/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Beroperasi Cuma Sampai Pukul 14.00 WIB
-
JABODETABEK04/11/2026 07:30 WIBPria Paruh Baya Diciduk Gegara Transaksi 202 Pil Ekstasi
-
NASIONAL04/11/2026 13:00 WIBGerak Cepat TNI, Ribuan Prajurit Merapat ke Ibu Kota?
















