Berita
Audisi PB Djarum Tutup, Susi: Indonesia Sulit Juara Dunia
Dibutuhkan 10 tahun untuk mendidik atlet.
AKTUALITAS.ID – Keputusan dihentikannya Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis tahun 2020 oleh Persatuan Bulutangkis (PB) Djarum akibat tudingan eksploitasi anak oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia(KPAI), telah mengecewakan banyak pihak.
Diantaranya salah satu legenda pemain bulutangkis Indonesia Susy Susanti mengatakan, Indonesia tanpa audisi umum PB Djarum akan sangat mustahil menghasilkan para jawara tingkat dunia. Sebab, proses untuk mendidik para atlet ini membutuhkan waktu tidak kurang dari 10 tahun lamanya.
“Kalo tidak ada pembinaan di usia dini, sangat mustahil kita bisa menghasilkan juara-juara dunia, karena untuk menjadi juara butuh proses yang panjang bisa sampai 10 tahun”, kata Susy saat dihubungi Aktualitas.id selasa (10/9/2019)
Dirinya menjelaskan, betapa sulitnya untuk me-regenerasi atlit bulutangkis berkualitas di Indonesia. Salah satunya yaitu besarnya dana yang dibutuhkan serta perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Selama ini, PB Djarum lah yang paling konsisten dan berkomitmen dalam memperjuangkan hal-hal tersebut di atas.
“Tidak ada yang instan, dana yang (dibutuhkan) besar, dan (membutuhkan) perhatian dan dukungan yang banyak dari semua pihak”, terang Susy
Sebelumnya, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) juga turut menyayangkan terkait keputusan penghentian audisi umum bulutangkis tahun depan. Menurut PP PBSI, Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis yang sudah berlangsung sejak 2006 silam, tidak hanya sekedar mencari bibit atlit yang berkualitas. Namun juga secara langsung memasarkan bulu tangkis ke seluruh penjuru Indonesia. [Muktasim Billah/ Kiki Budi Hartawan]
-
NASIONAL08/09/2026 10:00 WIBPrabowo Buka Wacana Gabungkan Badan Geologi dan BMKG
-
EKBIS08/09/2026 09:30 WIBIHSG Terbang 40 Poin ke 6.659
-
JABODETABEK08/09/2026 05:30 WIBCuaca Jakarta 8 September Full Cerah
-
NASIONAL08/09/2026 11:15 WIBKemensos Tahan Bansos 1.400 KPM Terindikasi Judi Online
-
EKBIS08/09/2026 10:30 WIBRupiah Melemah Tipis ke Rp17.645/USD
-
EKBIS08/09/2026 11:45 WIBEmas Antam Merosot Rp10 Ribu Hari Ini
-
NASIONAL08/09/2026 06:00 WIBErna Sari Dewi Bongkar Pentingnya Mitigasi di Tengah Sebaran Abu Krakatau
-
NASIONAL08/09/2026 11:00 WIBHabib Klaim Era Prabowo Lebih Demokratis

















