Berita
FAO: Lebih dari 1 Juta Warga Palestina di Gaza Terancam Maut dan Kelaparan
Gaza City, 6 Juni 2024 – Organisasi Pangan Dunia (FAO) mengeluarkan peringatan serius mengenai situasi kemanusiaan di Jalur Gaza. Menurut laporan terbaru berjudul ‘Laporan Titik Rawan Kelaparan: Bencana kelaparan membayangi Gaza dan risiko kelaparan masih ada di Sudan, Haiti, Mali, dan Sudan Selatan’ yang dirilis pada Rabu (5/6/2024), lebih dari satu juta warga Palestina di Jalur Gaza terancam maut dan kelaparan pada pertengahan Juli apabila situasi tidak membaik.
Laporan FAO tersebut menyoroti dampak buruk dari konflik berkepanjangan terhadap kondisi kemanusiaan di berbagai negara, termasuk Palestina. Konflik di Gaza diperkirakan akan memperburuk kelaparan akut yang sudah parah. FAO mencatat, selain kelaparan dan kematian yang terus meningkat, jumlah korban tewas juga bertambah, kehancuran semakin meluas, dan hampir seluruh populasi Jalur Gaza terpaksa mengungsi.
FAO memperkirakan bahwa pada pertengahan Maret 2024, bencana kelaparan akan terjadi di dua daerah di Gaza utara pada akhir Mei jika perang tidak berhenti, bantuan kemanusiaan tidak terjamin, dan layanan masyarakat yang penting tidak pulih. “Lebih dari satu juta orang –setengah populasi Gaza– terancam kematian dan kelaparan pada pertengahan Juli,” demikian menurut laporan tersebut.
Selain mengkhawatirkan potensi bencana kemanusiaan di Gaza, laporan ini juga memperingatkan kemungkinan meluasnya dampak konflik hingga ke kawasan sekitar, yang dapat memperburuk kondisi keamanan pangan di Lebanon dan Suriah.
Agresi Israel ke Jalur Gaza yang terus berlanjut sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 36.500 warga sipil, mayoritas wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 83.000 jiwa. Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serangan Israel tersebut menyebabkan 85 persen penduduk Gaza mengungsi, serta merusak dan menghancurkan 60 persen infrastruktur di wilayah tersebut, sehingga mengakibatkan kelangkaan makanan, air bersih, dan obat-obatan.
Dalam keputusan terbarunya, Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Israel untuk menghentikan agresinya ke Kota Rafah di Gaza selatan, tempat lebih dari satu juta warga sipil mengungsi akibat perang. Keputusan ini diharapkan dapat meredakan situasi dan memungkinkan akses bantuan kemanusiaan yang mendesak.
Situasi di Gaza memerlukan perhatian dan tindakan segera dari komunitas internasional untuk mencegah bencana kemanusiaan yang lebih besar. FAO menyerukan peningkatan bantuan kemanusiaan dan pemulihan layanan masyarakat yang penting untuk menghindari krisis kelaparan dan memastikan kelangsungan hidup warga Gaza.
-
NUSANTARA07/05/2026 19:30 WIBTabrakan Maut Bus ALS, 16 Orang Tewas di Tempat
-
POLITIK07/05/2026 20:00 WIBPengurus DPW PSI Papua Tengah, Resmi Dilantik Kaesang
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
PAPUA TENGAH07/05/2026 21:00 WIBPolres Mimika Ringkus Pemuda Pemilik Bahan Baku Tembakau Sintetis
-
RAGAM07/05/2026 20:30 WIBPesta Coachella, Khloe Kardashian Mengaku Pernah di Bius
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
NASIONAL07/05/2026 21:30 WIBLaporan Kekayaan Prabowo untuk Tahun 2025, Masih Diverifikasi KPK
-
NUSANTARA08/05/2026 16:30 WIB2 Wisatawan Asing Diduga Meninggal Akibat Erupsi Dukono

















