Connect with us

NUSANTARA

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Serui, 42 Penumpang Selamat

Aktualitas.id -

Kondisi pesawat Trigana PK YSP ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Bandara Kamanap Serui, Senin (ANTARA/HO-Humas Trigana Air)

AKTUALITAS.ID – Pesawat Trigana Air PK YSP ATR 42-500 mengalami insiden tergelincir di Bandara Kamanap, Serui, Papua pada Senin pagi sekitar pukul 08.35 WIT. Dalam kejadian ini, 42 penumpang termasuk satu bayi, serta enam kru pesawat, semuanya dilaporkan selamat tanpa ada korban jiwa.

Menurut pernyataan Deputi Area Manager Trigana Air, Irwan Rochendi, di Sentani, semua penumpang dan kru berhasil keluar dari pesawat dengan selamat. 

“Kami bersyukur, meskipun pesawat mengalami kerusakan berat, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” ujarnya.

Kru pesawat yang bertugas termasuk Kapten Khoiron Sarwan, Co-Pilot Lingga C Burnama, serta dua pramugari, Nadya Ulfa dan Leddya. Selain itu, engineer Sarto dan FOO Nurrohman juga turut berada di dalam pesawat.

Direktur Safety, Security, and Quality (SSQ) Trigana Air, Capt. Lalu Yuniza, menyampaikan bahwa saat ini penyebab tergelincirnya pesawat masih belum diketahui. 

“Kami masih menunggu laporan resmi dari pilot untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa komunikasi dengan kru di Serui masih terkendala, sehingga informasi lengkap belum bisa diperoleh.

Pesawat yang tergelincir tersebut membawa total muatan bagasi sekitar 270 kilogram dan bahan bakar sebesar 2.000 kilogram. Meskipun kerusakan pada pesawat cukup parah, pihak Trigana Air mengutamakan keselamatan seluruh penumpang dan kru.

Adapun posisi pesawat saat ini berada sekitar 20 meter di luar landasan, tergelincir ke sisi kiri dari arah selatan landasan pacu. Trigana Air terus berkoordinasi dengan pihak bandara untuk investigasi lebih lanjut terkait penyebab insiden.

Meskipun insiden ini menimbulkan kerugian materiil yang signifikan, pihak Trigana Air mengutamakan keselamatan seluruh penumpang. Hingga kini, belum ada konfirmasi terkait identitas spesifik penumpang, termasuk apakah terdapat pejabat negara atau daerah di antara penumpang.

Trigana Air sendiri mengoperasikan tujuh unit pesawat di Papua, dan insiden ini merupakan yang pertama kali terjadi dalam tahun ini. (KAISAR/RAFI)

Continue Reading

TRENDING