Berita
Prabowo: Saya Suka Katakan Kebocoran Rp 1.000 Triliun, KPK Menyatakan Lebih
AKTUALITAS.ID – Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menyatakan bahwa pendapatan negara mengalami kebocoran dari sampai 2 ribu triliun. Data tersebut diklaim sudah dipaparkan sendiri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) “Baik terima kasih masalah penerimaan negara ini sangat krusial KPK sendiri menyatakan bahwa seharusnya kita harus menerima Rp 4 ribu triliun tiap tahun. Tetapi […]
AKTUALITAS.ID – Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menyatakan bahwa pendapatan negara mengalami kebocoran dari sampai 2 ribu triliun. Data tersebut diklaim sudah dipaparkan sendiri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
“Baik terima kasih masalah penerimaan negara ini sangat krusial KPK sendiri menyatakan bahwa seharusnya kita harus menerima Rp 4 ribu triliun tiap tahun. Tetapi ternyata hanya Rp 2 ribu triliun. Berarti ada kebocoran Rp 2 ribu triliun. Saya suka mengatakan bahwa kebocoran Rp 1.000 Triliun Ternyata KPK menyatakan lebih dalam,” kata Prabowo Subianto.
Dalam catatannya, Prabowo menyebut bahwa dalam tax amnesti Indonesia mengalami kemunduran dibandingkan dengan era Orde baru dengan nilai 16 persen tax ratio.
“Orde baru memiliki taxt ratio 16 persen. Dengan pemasukan Rp 60 dollar tiap tahun. Tapi sekarang tax ratio sekarang tidak sampai 16 persen hanya 12 persen. Langkah konkret kami Indonesia akan meningkatkan pendapatan seperti Malaysia dan Thailand dan mereka melaksanakan information techonologi sehingga semua transparan cepat naik bisa 19 persen. Kita bisa mencontoh dari negara kita di Orde baru bisa 16 persen,”tanya Prabowo.
Menambahkan Prabowo, Sandi akan memisahkan pengelolaan Dirjen Pajak dari induk Kementrian Keuangan.
“Nantinya kami akan memisahkan badan pajam dengan memisahkan keuangan pajak dan menilaikan tax ratio pendapatan negara,”tutup Sandiaga
-
NASIONAL02/10/2026 06:00 WIBPAN Soroti Bahaya Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
NASIONAL02/10/2026 09:00 WIBDPR Desak Kesiapan RS Hadapi Perubahan Besar JKN
-
JABODETABEK02/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai Jakarta 2 Oktober
-
NASIONAL02/10/2026 10:00 WIBMekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI
-
EKBIS02/10/2026 09:45 WIB10 Menit Rungkad, IHSG Langsung Terjun Bebas ke Bawah 6.000

















