Berita
Jelang Puasa, Pemprov DKI Atur Jam Operasional Hiburan Malam
AKTUALITAS.ID – Menjelang bulan Ramadan 2019, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta akan menyesuaikan jam operasional hiburan malam. Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan usaha pariwisata. Jenis usaha yang wajib tutup selama bulan ramadan meliputi hiburan malam meliputi kelab malam, diskotek, mandi uap, mandi pijat, arena permainan ketangkasan, […]
AKTUALITAS.ID – Menjelang bulan Ramadan 2019, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta akan menyesuaikan jam operasional hiburan malam.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan usaha pariwisata. Jenis usaha yang wajib tutup selama bulan ramadan meliputi hiburan malam meliputi kelab malam, diskotek, mandi uap, mandi pijat, arena permainan ketangkasan, bar.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi menuturkan nantinya usaha hiburan malam yang jam operasionalnya disesuaikan wajib tutup 1 hari sebelum Ramadan, 1 hari sebelum Idul Fitri, dan hari pertama dan hari kedua Idul Fitri.
“Jenis usaha hiburan malam yang jam operasionalnya disesuaikan selama bulan Ramadan adalah usaha karaoke eksekutif, pub dapat menyelenggarakan kegiatan pada bulan Ramadan mulai pukul 20.30 sampai dengan pukul 01.30 dan untuk karaoke keluarga dapat menyelenggarakan kegiatan usaha mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 02.00 WIB,” ujar Edy lewat keterangan persnya yang diterima wartawan, Jumat (3/5/2019)..
Sementara itu, lanjut Edy, untuk usaha rumah billiar/ bola sodok dapat menyelenggarakan kegiatan pada bulan Ramadan yang berlokasi dalam satu ruangan dengan usaha karaoke dan pub mulai pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 01.30 WIB. Kemudian yang berlokasi tidak dalam satu ruangan dengan usaha mulai pukul 10.00 sampai dengan pukul 24.00.
Dia berharap, jumlah kunjungan wisatawan dapat terus meningkat, tercatat dalam kurun waktu catur wulan pertama tahun 2019 jumlah kunjungan wisatawan nusantara mengalami turun naik, namun jumlah wisatawan mancanegara cenderung naik.
“Bulan Maret 2019 jumlah pengunjung nusantara sebanyak 2.480.350, sementara itu pada bulan April naik menjadi 2.737.636 kunjungan, total jumlah kunjungan selama bulan Januari – April 2019 8.451.071,” imbuhnya. [Donny]
-
RAGAM24/06/2026 17:13 WIBDi Tengah Padatnya Aktivitas, Mashudi Benarto dan Elvi Cahyani Rayakan Dua Tahun Cinta dengan Makan Malam Romantis
-
NASIONAL24/06/2026 17:48 WIBKPK Telusuri Setoran PT Blueray Cargo ke BPOM dan Kemendag
-
POLITIK24/06/2026 13:00 WIBPengamat: Wacana 2 Periode Prabowo – Gibran Dinilai Punya Misi Tersembunyi
-
RIAU24/06/2026 12:45 WIBOperasi Senyap, Polresta Pekanbaru Gerebek Gudang Narkoba di Apartemen Mewah
-
POLITIK24/06/2026 20:00 WIBDPD: Politik Uang dan Hoaks Kian Menggerus Kualitas Demokrasi Indonesia
-
POLITIK24/06/2026 14:00 WIBGerindra Bantah Keras Isu Instruksi Budi Djiwandono Awasi Gibran
-
NUSANTARA24/06/2026 22:00 WIBHerman Deru Sambut Investor China, Proyek PLTA OKU Selatan Ditargetkan Perkuat Ketahanan Listrik Sumsel
-
NUSANTARA24/06/2026 14:30 WIBIbu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Disiksa hingga Tewas di Malaysia

















