Berita
Bachtiar Nasir Jadi Tersangka, Prabowo: Itu Kriminalisasi Ulama
AKTUALITAS.ID – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meyakini Ustaz Bachtiar Nasir tidak bersalah. Penetapan Bachtiar sebagai tersangka dianggapnya sebagai kriminalisasi terhadap ulama. “Kami menyatakan keyakinan kami bahwa Saudara UBN (Ustaz Bachtiar Nasir) tidak bersalah sama sekali,” ujar Prabowo Subianto dalam jumpa pers di Rumahnya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019). Badan […]
AKTUALITAS.ID – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meyakini Ustaz Bachtiar Nasir tidak bersalah. Penetapan Bachtiar sebagai tersangka dianggapnya sebagai kriminalisasi terhadap ulama.
“Kami menyatakan keyakinan kami bahwa Saudara UBN (Ustaz Bachtiar Nasir) tidak bersalah sama sekali,” ujar Prabowo Subianto dalam jumpa pers di Rumahnya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019).
Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri telah menetapkan Bachtiar sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dia diduga terlibat dalam kasus TPPU dana Yayasan Keadilan untuk Semua (YKUS).
“Di mana dari berbagai segi, setelah diperiksa sebetulnya tidak ada unsur kejahatan ataupun unsur pidana dalam peristiwa tersebut,” kata Prabowo.
Dia mencurigai alasan kepolisian menetapkan Bachtiar Nasir sebagai tersangka setelah Ijtimak Ulama III digelar. “Kami menganggap ini upaya kriminalisasi terhadap ulama dan juga upaya membungkam pernyataan-pernyataan sikap dari tokoh-tokoh masyarakat dan unsur-unsur, elemen-elemen dari masyarakat,” tutur Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Padahal, kata dia, demokrasi dan kehidupan konstitusi menjamin hak setiap individu untuk menyampaikan pendapat. “Ini adalah hak paling dasar dalam demokrasi,” paparnya. [Kiki Budi Hartawan]
-
JABODETABEK05/05/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Jadwal Hujan di Jakarta 5 Mei 2026
-
DUNIA05/05/2026 08:00 WIBDua Rudal Iran Bikin Kapal AS Kocar-Kacir di Selat Hormuz
-
JABODETABEK05/05/2026 07:30 WIB5 Lokasi SIM Keliling Jakarta, Cek Jadwalnya
-
NUSANTARA05/05/2026 11:00 WIBKasus Penyiraman Air Keras Picu Desakan Revisi UU Intelijen
-
DUNIA05/05/2026 12:00 WIBKanselir Jerman: Amerika Tak Punya Rudal Cukup
-
POLITIK05/05/2026 10:00 WIBTepi Indonesia: RUU Pemilu Dinilai Sengaja Diperlambat DPR
-
NASIONAL05/05/2026 07:00 WIBMenteri Pigai Batalkan Ide Kontroversial Soal Aktivis HAM
-
OASE05/05/2026 05:00 WIBAlquran Bongkar Rahasia Kekuatan Ibadah di Tengah Malam

















