Berita
Sandi: Hasil Pilpres Tak Mudah Diterima Masyarakat
AKTUALITAS.ID – Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan jika hasil Pilpres 2019 tidak serta merta akan di terima oleh semua pihak. Pasalnya, banyak indikasi kecurangan yang terjadi dan merugikan pasangan 02. “Tidak akan diterima dengan mudah, Sebab ada rasa keadilan yang terkoyak akibat praktik kecurangan,” kata Sandiaga di Simposium Mengungkap Fakta-fakta […]
AKTUALITAS.ID – Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan jika hasil Pilpres 2019 tidak serta merta akan di terima oleh semua pihak.
Pasalnya, banyak indikasi kecurangan yang terjadi dan merugikan pasangan 02.
“Tidak akan diterima dengan mudah, Sebab ada rasa keadilan yang terkoyak akibat praktik kecurangan,” kata Sandiaga di Simposium Mengungkap Fakta-fakta kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa, (14/5/2019).
Menurutnya, legitimasi kepemimpinan nasional yang diraih dengan cara-cara yang tidak bermartabat pasti akan selalu dipersoalkan.
“Karena demokrasi adalah soal kesetiaan pada prinsip kejujuran dan keadilan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum akan mengumumkan hasil resmi Pilpres 2019 pada Rabu, 22 Mei 2019. Diduga, pengumuman ini akan diwarnai aksi unjuk rasa dengan tema people power.
-
NASIONAL23/06/2026 17:16 WIBIstana akan Telusuri Dugaan Mahasiswa UBK Terima Uang Usai Demo dan Audiensi dengan Wapres
-
NASIONAL23/06/2026 17:30 WIBUU Polri Baru Resmi Berlaku, Polri Siapkan Aturan Turunan
-
NUSANTARA23/06/2026 17:44 WIBPolda Jabar Utamakan Pemulihan Trauma YTR Sebelum Pemeriksaan
-
OLAHRAGA23/06/2026 18:00 WIBPemerintah Siapkan Program Besar untuk Timnas, Target Lolos Piala Dunia 2030
-
JABODETABEK23/06/2026 19:47 WIBJakarta Catat 2.269 Aduan Kekerasan, Kampus Didorong Jadi Ruang Aman
-
OLAHRAGA24/06/2026 04:30 WIBBrazil vs Skotlandia: Penentu Tiket Lolos Grup C Piala Dunia
-
JABODETABEK24/06/2026 05:30 WIBCuaca 24 Juni: Jakarta Tak Bisa Lepas dari Hujan Ringan
-
NUSANTARA23/06/2026 22:31 WIBHerman Deru Dorong Inovasi Daerah Hadapi Efisiensi Anggaran dan Keterbatasan Fiskal

















