Berita
Sesi Pembukaan, IHSG Melamah 4 poin atau 0,08 Persen
“IHSG masih tertekan sentimen ketidakpastian global,”
AKTUALITAS.ID – Indeks harga saham gabungan atau IHSG dibuka memerah di level 6.137 pada pembukaan perdagangan Kamis (14/11). Posisi itu melemah 4 poin atau 0,08 persen, dibanding penutupan perdagangan Rabu 13 November 2019 di level 6.142.
Analis Artha Sekuritas, Dennies Christopher Jordan memprediksi, hari ini pergerakan IHSG akan berupaya melakukan penguatan, meskipun masih terbatas.
“IHSG masih tertekan sentimen ketidakpastian global,” kata Dennies dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/11).
Dennies menilai, investor sepertinya masih merasa khawatir terhadap hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China, yang terlihat masih cukup memanas.
Di sisi lain, terdapat pertimbangan para investor di kawasan. Mereka juga masih menyoroti perkembangan kondisi politik di Hong Kong yang hingga saat ini masih belum stabil.
“Tapi hal ini mengindikasikan adanya potensi penguatan jangka pendek,” ujarnya.
Secara teknikal, Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji menjelaskan, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.120,06 hingga 6.086,00.
“Sementara resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.217,55 hingga 6.274,29,” kata Nafan.
-
NASIONAL29/06/2026 22:00 WIBIndonesia dan Singapura Sepakati Kerja Sama Perlindungan Lingkungan Hidup
-
NASIONAL30/06/2026 07:00 WIBTB Hasanuddin: Latihan Militer Kopdes Telan Rp30 Juta/Orang
-
POLITIK29/06/2026 19:30 WIBSafari Politik di Basis Gerindra dan Riltual Injak Logo Mirip PDIP, Pengamat: Jokowi Bermain Api
-
JABODETABEK29/06/2026 21:46 WIBBangun Paulus Desak Polisi Buka Kembali Kasus Dugaan Pencurian dan Pertanyakan SP2 Lidik Polres Jakpus
-
NASIONAL29/06/2026 21:00 WIBHakim Tolak Eksepsi Sudewo , Perkara Korupsi Tetap Jalan
-
JABODETABEK30/06/2026 06:30 WIBLayanan SIM Keliling Dibuka di 5 Wilayah Jakarta
-
NASIONAL29/06/2026 23:00 WIBGarnita NasDem Desak Negara Maksimalkan Perlindungan Korban Kasus YTR
-
NUSANTARA29/06/2026 21:30 WIBDPR Kritik Putusan PK HGU PT SKB Karena Berdampak bagi Kepastian Investasi

















