Berita
Sejumlah Warga Bogor Adukan Wakapolres Kepulauan Seribu ke Propam
“Sampai saat ini saya belum mendapat kepastian hukum yang selama ini,
AKTUALITAS.ID – Sejumlah warga Bogor mengadukan Wakapolres Kepulauan Seribu Kompol Asep Alhuda ke Propam Mabes Polri dengan dugaan tindak penganiayaan. Salah satu pelapor, Lutfi (35) menyampaikan, Kompol Asep diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap dirinya dan warga lain sekitar bulan Juni 2019 lalu di Desa Sukaluyu, Taman Sari, Bogor, Jawa Barat.
“Ke sini untuk proses tindak lanjut laporan terhadap Kompol Asep Alhuda yang menganiaya masyarakat dan saya pribadi,” tutur Lutfi di Gedung Propam Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/11).
Alasan Lutfi bersama tiga orang lainnya datang ke Propam Mabes Polri lantaran aduannya di Propam Polda Metro Jaya tidak kunjung tuntas.
“Sampai saat ini saya belum mendapat kepastian hukum yang selama ini, itu. Makanya saya coba datang ke mabes untuk mengalihkan prosesnya,” jelas dia.
Menurut Lutfi, kasus itu berawal pada 24 Juni 2019 lalu sekitar pukul 14.00 WIB. Terjadi cekcok disertai pemukulan antara Kompol Asep dengan warga lantaran masalah sepeda motor. Malam harinya, ada warga meminta tolong kepada Lutfi untuk mediasi ke kediaman aparat keamanan tersebut.
“Dan saya bantu datangi orang tersebut, Pak Kompolnya. Ternyata malah saya yang teraniaya. Saya yang dipukuli sampai beberapa kali dan muka saya lebam, bibir saya luka. Makanya saya buat laporan langsung ke Polda Metro,” beber Lutfi.
Dalam laporannya, Lutfi menyertakan rekaman CCTV yang memperlihatkan pemukulan Kompol Asep terhadap warga. Terlebih, dirinya juga mengalami penganiayaan pada dini hari hingga pagi.
“Jelas ini penganiayaan. Saya sendiri korbannya. Saya dipukul beberapa kali dan bahkan mengeluarkan senjata pada saat itu. Senjata api, pas kejadian jam 02.00 WIB malam. Iya di rumahnya. Yg pertama saya nggak ada, itu warga. Kedua baru saya ada, mediasi jam 12 malam, datangi, malah dipukulin jam 02.00 WIB sampai jam 07.00 WIB pagi baru pulang ke rumah,” kata Lutfi.
-
POLITIK24/07/2026 07:00 WIBPrabowo Tuding Wartawan Londo Ireng
-
NASIONAL23/07/2026 20:30 WIBAbraham Samad: Prabowo Harus Awasi Proses Hukum Dugaan Korupsi Febrie
-
DUNIA23/07/2026 22:00 WIBHouthi Paksa Kapal di Laut Merah Putar Balik
-
EKBIS23/07/2026 18:30 WIBRegulasi Berbelit Bikin Dana Lingkungan Rp22 Triliun Tak Terpakai
-
NUSANTARA23/07/2026 20:00 WIBTekan Kriminalitas Jalanan, Bandung Terapkan Jam Malam Pelajar dan Patroli Bersenjata
-
EKBIS23/07/2026 21:00 WIBJumhur Hidayat Dorong Perusahaan Bentuk Divisi Biodiversitas dan Perdagangan Karbon
-
DUNIA23/07/2026 19:00 WIBMamdani Sebut Tak Punya Kuasa Tangkap Netanyahu
-
NASIONAL23/07/2026 19:30 WIBPBNU Minta Hotman Paris Hormati Wartawan dan Tak Seret Nama Prabowo

















