Berita
Suap Impor Bawang, KPK Usut Anak Megawati
munculnya nama Mohammad Rizki Pratama,
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti fakta-fakta hukum yang muncul dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor bawang putih.
Termasuk mengenai munculnya nama Mohammad Rizki Pratama, putra sulung Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
“Kalau seandainya betul-betul material, semua pihak yang disebut pasti akan ditindaklanjuti,” kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif saat dikonfirmasi awak media, Senin, (2/12).
Diketahui, dalam persidangan dengan terdakwa Direktur PT Cahaya Sakti Agro (CSA) Chandry Suanda alias Afung, Direktur PT Sampico Adhi Abattoir Doddy Wahyudi, dan seorang wiraswasta, Zulfikar, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis, 28 November 2019, Jaksa KPK mengonfirmasi mantan anggota Komisi VI DPR dari PDIP, I Nyoman Dhamantra, mengenai seseorang bernama Tatam.
Nyoman Dhamantra mengaku mengenal nama tersebut. Jaksa mengonfirmasi nama tersebut karena masih kaitan dengan kasus ini. Bahkan, Nyoman Dhamantra menyebut Tatam merupakan anak Megawati.
Nama Tatam sendiri diduga merujuk kepada Mohammad Rizki Pratama anak Megawati dari perkawinannya dengan almarhum Surindro Supjarso.
Meski demikian, Laode masih enggan berbicara banyak mengenai sosok Tatam yang muncul di persidangan. Dia menegaskan, pihaknya akan mencermati perkembangan persidangan tersebut.
“Kita lihat perkembangan di persidangan dan bukti-buktinya,” kata Laode.
-
NASIONAL01/08/2026 07:00 WIBKPK Buka Babak Baru Kasus Korupsi DJKA Medan
-
OASE01/08/2026 05:00 WIBPesan Tegas Al-Qur’an untuk yang Sering Menyalahkan Keadaan
-
POLITIK01/08/2026 06:00 WIBJPPR Desak KPU RI Lepas Rekrutmen KPUD
-
EKBIS01/08/2026 07:30 WIBPertamax Resmi Turun Mulai Hari Ini
-
JABODETABEK01/08/2026 06:30 WIB5 Titik SIM Keliling Jakarta Resmi Dibuka
-
NASIONAL01/08/2026 10:00 WIBKPK: Pemanggilan Raja Juli Tergantung Bukti
-
NUSANTARA01/08/2026 08:30 WIBBMKG Ungkap Daerah Paling Parah Dilanda Kekeringan
-
JABODETABEK01/08/2026 09:30 WIBPramono Perintahkan Pagar Tinggi Mal Dibongkar

















