Berita
Ridwan Kamil Sebut 10 Warga Jabar Terpapar Virus Corona
AKTUALITAS.ID – Sejak wabah virus corona (covid-19) terjadi, 10 warga Jabar terdeteksi positif terinfeksi. Saat ini, pemerintah terus menyempurnakan akurasi data dalam sistem Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar). Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau Emil, mengatakan dua dari sepuluh warga Jawa Barat yang positif terpapar virus Corona meninggal dunia sejak wabah terjadi. […]
AKTUALITAS.ID – Sejak wabah virus corona (covid-19) terjadi, 10 warga Jabar terdeteksi positif terinfeksi. Saat ini, pemerintah terus menyempurnakan akurasi data dalam sistem Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar).
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau Emil, mengatakan dua dari sepuluh warga Jawa Barat yang positif terpapar virus Corona meninggal dunia sejak wabah terjadi. Satu orang adalah warga Kabupaten Bekasi yang sempat berobat ke Cianjur. Satu orang lagi adalah seorang perawat, warga Kabupaten Bekasi yang bekerja di rumah sakit di Jakarta.
Sisa warga yang dinyatakan positif saat ini masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit rujukan di Kota Bandung dan Cirebon. “Kita masih koordinasi, update data yang keliru kita perbaiki, seperti yang posisinya sudah sembuh tapi datanya masih posisi yang sama, itu yang kita akan sempurnakan,” kata dia di Gedung Sate, Senin (16/3/2020).
Ia meminta masyarakat memaklumi data yang masih disempurnakan. Dia sudah meminta Kepala Dinas Kesehatan bertanggung jawab berkaitan dengan verifikasi data.
Wali Kota Bogor, Bima Arya, sudah ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) Corona setelah melakukan kunjungan kerja ke Republik Azerbaijan, Asia Tengah. Emil berharap politikus PAN itu mau melakukan tes kesehatan untuk mengetahui status paparan virus corona.
“Sudah saya tugaskan untuk langsung dites di Bandung sebelum pulang ke Bogor untuk menjalani prosesnya,” kata Emil.
Setelah menjalani proaktif tes, ia akan menginstruksikan Bima Arya berkegiatan dan bekerja di rumah selama 14 hari ke depan. “Sekarang kelebihan Jabar bisa dilengkapi dengan tes sehingga simpulan bisa datang lebih cepat,” ucap dia.
Ia menjelaskan, pro aktif tes diperuntukkan pada warga yang memenuhi kriteria ODP dan Pasien dalam pemantauan (PDP) untuk mengantisipasi antrean pemeriksaan di Jakarta.
Emil mengaku sudah melakukan tes setelah dihubungkan dengan aktivitas menjemput anak buah kapal (ABK) Diamond Princess di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Hasilnya, Emil negatif virus Corona.
“Menurut teori kluster, saya menjadi ODP kan. Oleh karena itu, kalau tanpa ada pro aktif tes, saya juga harus segera melakukan tindakan yang sifatnya pasif dan ngantre seperti menteri yang sekarang. Alhamdulillah kan dengan adanya proaktif tes, saya bisa berinisiatif untuk mengetes,” kata dia.
-
FOTO11/06/2026 19:30 WIBFOTO: Pembukaan Pameran Foto DKPP
-
JABODETABEK11/06/2026 14:30 WIBKorban Dugaan Pemerasan Rp350 Juta oleh Oknum Pengacara Tempuh Jalur Hukum
-
NUSANTARA11/06/2026 12:00 WIBTNI AL Berhasil Gagalkan Dua Kapal Pengangkut Logam Tanah Jarang Ilegal di Batam
-
RAGAM11/06/2026 09:47 WIBElara Skin Perkenalkan Inovasi EXO3 Technology untuk Perawatan Kulit Sehari Hari
-
JABODETABEK11/06/2026 08:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Alami Kemarau Lebih Panjang
-
NASIONAL11/06/2026 20:00 WIBRaffi Ahmad Jelaskan Pertemuan dengan Blueray Cargo
-
NASIONAL11/06/2026 07:00 WIBVirus Ebola Makin Meluas, DPR Minta RI Siaga Penuh
-
JABODETABEK11/06/2026 07:30 WIBPedagang Sate Tersungkur Dikeroyok Dua Preman di Jakarta
















