Berita
Ingin Target 2024 Tercapai, 34 DPD Gerindra Minta Prabowo Ketum Lagi
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan 34 DPD Partai Gerindra meminta Prabowo Subianto kembali menjadi ketua umum. Dasco menyebut keinginan Prabowo jadi ketum lagi agar target melewati ambang batas parlemen (parliamentary treshold) pada Pemilu 2024 bisa tercapai. “Di tengah-tengah munculnya ide untuk menaikan parliamentary treshold dalam Pemilu 2024 dan menyongsong […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan 34 DPD Partai Gerindra meminta Prabowo Subianto kembali menjadi ketua umum. Dasco menyebut keinginan Prabowo jadi ketum lagi agar target melewati ambang batas parlemen (parliamentary treshold) pada Pemilu 2024 bisa tercapai.
“Di tengah-tengah munculnya ide untuk menaikan parliamentary treshold dalam Pemilu 2024 dan menyongsong pilkada, seluruh komponen daerah Gerindra meminta Prabowo untuk memimpin perjuangan tersebut,” kata Dasco kepada wartawan, Jumat (5/6/2020).
Dasco menjelaskan permintaan itu telah disampaikan perwakilan 34 DPD dalam Rapat Pimpinan Nasional yang digelar secara virtual Kamis (4/6) malam hingga Jumat (5/6/2020) dini hari.
Dasco mengatakan seluruh Partai Gerindra butuh sosok perekat yang mampu memimpin perjuangan partai. Prabowo dinilai sebagai sosok yang paling pantas mengemban posisi itu.
“Pak Prabowo menerima sebagai sesuatu yang dianggap perintah partai,” kata Wakil Ketua DPR RI itu.
Permintaan dari DPD itu, kata Dasco, akan disahkan lewat Kongres Partai Gerindra. Namun waktu dan tempat kongres masih dalam pembicaraan di internal Gerindra.
Sejak Partai Gerindra berdiri pada tahun 2008, Prabowo Subianto telah didapuk menjadi ketua umum beberapa kali. Selama itu pula Gerindra menjadi psalah satu partai yang diperhitungkan dalam politik Indonesia.
Bersama Gerindra, Prabowo tiga kali mengikuti pilpres. Pada 2009, ia maju sebagai cawapres bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kemudian pada 2014 dan 2019, ia maju sebagai capres, namun selalu kalah menghadapi Joko Widodo dalam perebutan kursi RI 1.
-
POLITIK12/05/2026 21:30 WIBEnam Poin Krusial Hasil Forum Strategis Papua: Dari Revisi PMK hingga Sekretariat Bersama
-
RAGAM13/05/2026 13:30 WIBHantavirus Bisa Bikin Gagal Napas Akut
-
JABODETABEK12/05/2026 21:00 WIBBogor Tetapkan Calon Direksi BUMD Sayaga Wisata
-
NASIONAL13/05/2026 06:00 WIBKetua DPR RI Puan Perintahkan Investigasi Pembubaran Nobar Pesta Babi
-
NUSANTARA13/05/2026 00:01 WIBSejumlah Senjata dan Puluhan Butir Amunisi Berhasil Diamankan Tim Patroli Pengintaian Koops TNI Habema
-
JABODETABEK13/05/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Rabu Ini
-
EKBIS12/05/2026 23:30 WIBPertamina: MT Balongan Jadi Kunci Penguatan Distribusi Energi
-
POLITIK13/05/2026 13:00 WIBRevisi UU Pemilu Diperingatkan Jangan Jadi Alat Konsolidasi Kekuasaan

















