Berita
Korban Meninggal Ledakan Dahsyat di Libanon Mencapai 135 Orang
Korban meninggal dalam ledakan dahsyat yang terjadi di pelabuhan Beirut, Libanon, pada Selasa (4/8) lalu dilaporkan mencapai 135 orang. Seperti dilansir Associated Press, Kamis (6/8), Kementerian Kesehatan Libanon menyatakan 5.000 orang mengalami luka akibat kejadian itu. Menurut Gubernur Beirut, Marwan Abboud, jumlah kerugian akibat ledakan dahsyat itu ditaksir mencapai Rp217.5 triliun. Dia mengatakan sebanyak 300 […]
Korban meninggal dalam ledakan dahsyat yang terjadi di pelabuhan Beirut, Libanon, pada Selasa (4/8) lalu dilaporkan mencapai 135 orang.
Seperti dilansir Associated Press, Kamis (6/8), Kementerian Kesehatan Libanon menyatakan 5.000 orang mengalami luka akibat kejadian itu.
Menurut Gubernur Beirut, Marwan Abboud, jumlah kerugian akibat ledakan dahsyat itu ditaksir mencapai Rp217.5 triliun. Dia mengatakan sebanyak 300 ribu penduduk Beirut kehilangan tempat tinggal akibat rusak terkena dampak ledakan.
Ledakan itu diduga dipicu oleh petasan yang tersulut di gudang pelabuhan Beirut, yang menyimpan 2.750 ton senyawa amonium nitrat. Senyawa kimia itu memiliki daya ledak tinggi dan kerap dipakai untuk bahan baku pembuatan pupuk dan peledak.
Amonium nitrat itu disita dari sebuah kapal berbendera Moldova, MV Rhosus, pada 2013. Kepala Bea Cukai Libanon, Badri Daher, menyatakan sudah enam kali meminta supaya kapal itu dipindahkan atau muatannya dikirim ke lokasi yang lebih aman, karena mudah terbakar dan bisa membahayakan para pekerja di pelabuhan.
Akibat ledakan itu membuat kawah seluas 200 meter di pelabuhan yang digenangi air Laut Mediterania. Bahkan tangki yang menyimpan 85 persen gandum hasil produksi Libanon yang berada di lokasi kejadian hancur.
Proses evakuasi dan penyelidikan masih berlangsung. Sejumlah negara dari kawasan Timur Tengah hingga Amerika Selatan menyatakan duka cita dan mengirim bantuan ke Libanon.
Presiden Libanon, Michel Aoun, menyatakan berjanji akan menggelar penyelidikan terkait ledakan itu secara terbuka. Dia juga menjanjikan akan menghukum pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab.
Sampai saat ini kepolisian setempat telah menetapkan sejumlah pejabat di badan pelabuhan Beirut sebagai tahanan rumah, terkait proses penyelidikan.
-
FOTO10/07/2026 13:45 WIBFOTO: Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Ditahan KPK Terkait Gratifikasi
-
DUNIA10/07/2026 12:00 WIBIran Klaim Serang Target AS di Empat Negara Arab
-
JABODETABEK10/07/2026 06:30 WIB5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Resmi Dibuka Hari Ini
-
NASIONAL10/07/2026 18:47 WIBMahfud MD soal “Setan Ketemu Setan” dan Saling Bongkar Korupsi Viral Lagi
-
NASIONAL10/07/2026 16:34 WIBKortas Tipikor Geledah Sejumlah Lokasi Kasus Batu Bara, Video Lama Idrus Marham soal “Bongkar-bongkaran Hukum” Kembali Viral
-
OASE10/07/2026 05:00 WIBAyat Al-Qur’an Ini Bikin Hati Tenang Saat Kehilangan
-
NASIONAL10/07/2026 18:29 WIBIstana Buka Suara soal Penggeledahan Polri, Publik Diminta Hormati Proses Hukum
-
NASIONAL10/07/2026 09:15 WIBEks Menteri Perdagangan Rachmat Gobel Meninggal Dunia

















