Berita
RUU Cipta Kerja, NasDem: Salah Satu Solusi Hadapi Situasi Krisis
AKTUALITAS.ID – Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, Ahmad Ali menilai, RUU Omnibuslaw Cipta Kerja adalah salah satu solusi dalam menghadapi situasi krisis. Karena itu, pemerintah dan DPR berupaya melakukan percepatan pembahasan dan pengesahan beleid tersebut. “Kami memandang Omnibuslaw Cipta Kerja adalah salah satu solusi menghadapi situasi krisis. Kita punya kepentingan untuk melakukan percepatan pengesahan ini,” […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, Ahmad Ali menilai, RUU Omnibuslaw Cipta Kerja adalah salah satu solusi dalam menghadapi situasi krisis. Karena itu, pemerintah dan DPR berupaya melakukan percepatan pembahasan dan pengesahan beleid tersebut.
“Kami memandang Omnibuslaw Cipta Kerja adalah salah satu solusi menghadapi situasi krisis. Kita punya kepentingan untuk melakukan percepatan pengesahan ini,” ujar Ahmad Ali saat dihubungi, Rabu (12/8/2020).
Meski demikian, Ahmad Ali menegaskan, kalau upaya percepatan yang dilakukan tidak akan mengurangi kesungguhan dan kehati-hatian dalam pembahasan.
“Kita tidak kejar tayang, kita bahas ini detail dari satu DIM ke DIM yang lain. Agar ketika keluar UU ini punya kualitas yang bagus dan bisa merepresentasikan kepentingan masyarakat,” kata Ahmad Ali.
Ahmad Ali juga menganggap, kalau klaster ketenagakerjaan yang sebelumnya menimbulkan kontroversi sudah mulai ada titik temu. Sebelumnya, Fraksi NasDem sempat mengusulkan klaster ketenagakerjaan ditarik karena dianggap menimbulkan kegaduhan dan menghambat pembahasan klaster yang lain.
“Saat ini kan pembahasan sedang berjalan, kemarin serikat buruh sudah ketemu dengan DPR sudah dialog dan macam-macam. Jika komunikasi sudah terjadi, ada dialog, diskusi, masukan-masukan dari perwakilan buruh sudah didengar, saya pikir tidak ada alasan untuk menarik nya lagi” imbuh Ahmad Ali.
Mengenai target penyelesaian pembahasan, Ahmad Ali memprediksi, UU Cipta Kerja selesai dibahas bulan September.
“Ya kalau bulan depan selesai Alhamdulillah, intinya kita bersungguh-sungguh, sehari bisa tiga kali pembahasan,” tutup dia.
Diketahui, saat ini pemerintah dan DPR tengah melakukan pembahasan RUU Cipta Kerja di Baleg. Meskipun dalam masa reses, pemerintah dan legislatif tetap menggelar rapat membahas RUU tersebut.
-
JABODETABEK29/09/2026 05:30 WIBBMKG Bongkar Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa
-
NASIONAL29/09/2026 06:00 WIBDaeng Sere Minta Uang Makan Prajurit TNI Naik
-
NASIONAL29/09/2026 10:00 WIBPDIP Minta Kemenhan Transparan Soal Kematian ASN Komcad
-
JABODETABEK29/09/2026 06:30 WIBCek 5 Titik SIM Keliling Jakarta Selasa 29 September
-
NASIONAL29/09/2026 20:00 WIBGercep! Kemensos Selamatkan Bocah 12 Tahun Tak Sekolah
-
NASIONAL29/09/2026 07:00 WIBEddy Soeparno: Energi Hijau Harus Jadi Mesin Ekonomi
-
NASIONAL29/09/2026 09:00 WIBBikin Malu Prabowo! DPR Ngamuk Minta Qodari Tertibkan Deputi Tukang Pamer
-
OASE29/09/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bicara tentang Akhlak Rasulullah

















