POLITIK
Analis Citra Institute: Pernyataan Ahmad Ali Hanya “Say War” dan Berat Kalahkan Nasdem di 2029
AKTUALITAS.ID – Analis Citra Institute, Efriza, menilai pernyataan Ketua Harian PSI Ahmad Ali yang menargetkan dapat mengalahkan Partai NasDem pada Pemilu 2029 sebagai bentuk “say war” politik belaka. Hal itu ia sampaikan dalam keterangan pers pada Selasa (18/11/2025).
Menurut Efriza, sikap Ahmad Ali tidak terlepas dari latar belakang sejarah politiknya. Ahmad Ali sebelumnya merupakan kader NasDem sebelum akhirnya keluar dari partai tersebut. Ia menilai, ada kemungkinan kekecewaan pribadi yang memengaruhi sikap politik Ahmad Ali terhadap NasDem.
“Ya, saya pikir ini hanya say war dari Ahmad Ali karena beliau pernah di NasDem. Barangkali ada beberapa hal terkait kekecewaan terhadap kepemimpinan NasDem dan apa yang diharapkan tidak terpenuhi. Tentu dia kecewa dan keluar dari NasDem,” ujar Efriza.
Efriza menjelaskan bahwa bergabungnya Ahmad Ali ke PSI merupakan upaya untuk membuktikan bahwa pilihannya tepat dan bahwa PSI dapat memberikan ruang pengabdian yang lebih besar. Menurutnya, Ahmad Ali berusaha menunjukkan bahwa partai barunya adalah kendaraan politik yang mampu meraih kemenangan.
“PSI memberi ruang besar pada beliau dan itu harapannya. Jika bisa menghasilkan suara lebih baik, itu akan menjadi pembuktian bagi Ahmad Ali,” tambahnya.
Namun, Efriza menilai tantangan yang dihadapi Ahmad Ali tidaklah mudah. PSI masih membawa sejumlah kontroversi, termasuk citra publik yang terbentuk dari dukungan atau kedekatan dengan mantan Presiden Joko Widodo yang kerap disorot isu dinasti politik.
“PSI adalah partai baru dengan kontroversi yang memang masih melekat. Ditambah lagi kontroversi Joko Widodo yang hingga kini masih bergulir di masyarakat. Tentu itu tidak mudah bagi Ahmad Ali untuk membesarkan PSI,” jelasnya.
Dalam analisisnya, Efriza memprediksi peluang PSI untuk mengalahkan NasDem pada Pemilu 2029 cukup berat. Meski begitu, ia menilai pernyataan Ahmad Ali dapat berfungsi sebagai motivasi internal bagi kader PSI.
“Cukup berat bagi PSI untuk bisa mengalahkan NasDem. Tetapi sebagai motivasi bagi kader untuk bekerja lebih keras di Pemilu 2029 tentu tidak ada salahnya. Sebagai ketua harian, ia pasti punya target dan mungkin saja membangun common enemy agar partainya bekerja lebih solid,” tutupnya.
Pernyataan Efriza tersebut menambah dinamika persaingan politik menjelang Pemilu 2029, terutama antara PSI dan NasDem yang kini tengah disorot publik. (Bowo/Mun)
-
RAGAM24/06/2026 17:13 WIBDi Tengah Padatnya Aktivitas, Mashudi Benarto dan Elvi Cahyani Rayakan Dua Tahun Cinta dengan Makan Malam Romantis
-
NASIONAL24/06/2026 17:48 WIBKPK Telusuri Setoran PT Blueray Cargo ke BPOM dan Kemendag
-
POLITIK24/06/2026 13:00 WIBPengamat: Wacana 2 Periode Prabowo – Gibran Dinilai Punya Misi Tersembunyi
-
RIAU24/06/2026 12:45 WIBOperasi Senyap, Polresta Pekanbaru Gerebek Gudang Narkoba di Apartemen Mewah
-
POLITIK24/06/2026 20:00 WIBDPD: Politik Uang dan Hoaks Kian Menggerus Kualitas Demokrasi Indonesia
-
POLITIK24/06/2026 14:00 WIBGerindra Bantah Keras Isu Instruksi Budi Djiwandono Awasi Gibran
-
NUSANTARA24/06/2026 22:00 WIBHerman Deru Sambut Investor China, Proyek PLTA OKU Selatan Ditargetkan Perkuat Ketahanan Listrik Sumsel
-
NUSANTARA24/06/2026 14:30 WIBIbu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Disiksa hingga Tewas di Malaysia

















