Berita
Pilbup Bandung, Gerindra Resmi Usung Istri Dadang Naser
AKTUALITAS.ID – Partai Gerindra resmi mengusung Nia Kurnia yang merupakan istri dari Bupati Bandung Dadang Naser dan Usman Sayogi untuk maju di Pilbup Bandung. Berkas dukungan itu diserahkan oleh Ketua DPD Gerindra Jabar Taufik Hidayat. “Partai Gerindra tadi menyampaikan SK (formulir B1 KWK)kepada pak Usman dan Bu Nia. Diberikan langsung oleh ketua DPD Jabar Brigjen […]
AKTUALITAS.ID – Partai Gerindra resmi mengusung Nia Kurnia yang merupakan istri dari Bupati Bandung Dadang Naser dan Usman Sayogi untuk maju di Pilbup Bandung. Berkas dukungan itu diserahkan oleh Ketua DPD Gerindra Jabar Taufik Hidayat.
“Partai Gerindra tadi menyampaikan SK (formulir B1 KWK)kepada pak Usman dan Bu Nia. Diberikan langsung oleh ketua DPD Jabar Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat,” ucap Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bandung Yayat Hidayat, Minggu (30/8/2020).
Formulir B1 KWK, untuk pasangan istri Bupati Bandung dan Kepala Bapenda tersebut, merupakan salah satu syarat dokumen yang harus diberikan saat mendaftar ke KPU Kabupaten Bandung. Dengan keluarnya formulir tersebut, kata Yayat, memberikan sikap jelas Gerindra akan bersama-sama Partai Golkar memenangkan pasangan ini.
“Betul tanda kami berkoalisi dengan Golkar. Dengan keluarnya SK dari DPP itu satu menjadi kewajiban bagi kader dan simpatisan untuk berjuang menangkan,” tambah Yayat.
Yaya melanjutkan pihaknya akan mempersiapkan diri menjelang masuknya masa pendaftaran. Ia akan memperkuat koalisi partai baik dari dalam dan luar partai.
“Ya langkah kami, tetap patsun pada perintah partai. Kami harus memenangkan, kami harus mendorong, dan kami harus konsolidasi ke dalam, maupun ke luar,” ujar Yayat.
Selain itu, menurut Yayat, koalisi Golkar dan Gerindra belum berpikir menambah partai koalisi. Dengan 11 kursi Golkar dan 7 kursi Gerindra di DPRD, jumlah tersebut dinilai cukup. Namun dia tetap membuka peluang bagi partai lain yang ingin masuk dalam koalisi.
“Kami dengan Golkar saya rasa sudah cukup. Kalau PKS mau gabung ya mangga bergabung, bukan kami yang mencari. Tapi kalau kita harus minta, kita kaya seperti ngemis. Kita gak mau ngemis,” ujarnya.
-
RAGAM13/05/2026 13:30 WIBHantavirus Bisa Bikin Gagal Napas Akut
-
FOTO13/05/2026 17:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Uang Rampasan Rp10,2 Triliun ke Negara
-
POLITIK13/05/2026 14:00 WIBDPR Buka Opsi Partai Melebur Demi Lolos Parlemen
-
POLITIK13/05/2026 13:00 WIBRevisi UU Pemilu Diperingatkan Jangan Jadi Alat Konsolidasi Kekuasaan
-
JABODETABEK13/05/2026 08:30 WIBPolisi Bekuk Kurir Sabu Berkedok Sopir MBG di Depok
-
NASIONAL13/05/2026 15:45 WIBKPU RI Gandeng KPP DEM untuk Tingkatkan Literasi Kepemiluan dan Demokrasi
-
NASIONAL13/05/2026 09:00 WIBDPR Minta Homeless Media Tidak Jadi Mesin Propaganda
-
DUNIA13/05/2026 08:00 WIBGaza Kembali Gagal Haji, Tepi Barat Berangkatkan Ribuan Jamaah

















