Berita
Sebelum Pilpres AS Digelar, Facebook Batasi Iklan Politik
Facebook Inc menyatakan akan membatasi iklan politik di platform tersebut seminggu sebelum Pemilu Presiden AS digelar pada 3 November mendatang. Raksasa jejaring sosial itu akan tetap mengizinkan kampanye dan iklan politik yang sudah masuk ke sistem, termasuk juga memperbolehkan pengiklan mengubah pengeluaran iklan dan target pengguna, namun akan memblokir perubahan konten atau desain iklan. Facebook […]
Facebook Inc menyatakan akan membatasi iklan politik di platform tersebut seminggu sebelum Pemilu Presiden AS digelar pada 3 November mendatang.
Raksasa jejaring sosial itu akan tetap mengizinkan kampanye dan iklan politik yang sudah masuk ke sistem, termasuk juga memperbolehkan pengiklan mengubah pengeluaran iklan dan target pengguna, namun akan memblokir perubahan konten atau desain iklan.
Facebook juga berkomitmen untuk memberikan label pada kandidat atau kampanye yang mengklaim kemenangan sebelum pengumuman hasil resmi.
Sementara itu, pengiklan bisa kembali memasang iklan politik baru setelah hari H Pemilu.
CEO Facebook Mark Zuckerberg mengkhawatirkan salah satu tantangan pemungutan suara saat pandemi virus corona, yaitu jumlah pemilih lewat surat akan naik.
Platform Twitter pada tahun lalu melarang iklan politik, sementara Google membatasi jangkauan iklan politik terhadap targetnya, demikian Reuters melaporkan.
-
NASIONAL28/08/2026 09:00 WIBDor, Pria Berikat Kepala Putih Lepas Tembakan Pistol di Slipi
-
JABODETABEK28/08/2026 14:15 WIBKericuhan DPR Meluas, Satu Orang Dikabarkan Tewas di Tengah Chaos
-
RIAU28/08/2026 09:15 WIBBuang Puntung Rokok, Tukang Dodos Sawit Jadi Tersangka Karhutla 600 Hektar di Pelalawan
-
POLITIK28/08/2026 10:00 WIBKetua DPR RI: Pemilu Tak Bisa Dimajukan Sepihak
-
NASIONAL28/08/2026 14:00 WIBSahroni Optimistis RUU Perampasan Aset Tuntas Tepat Waktu
-
EKBIS28/08/2026 09:30 WIBIHSG Awal Perdagangan Naik 13 Poin
-
RIAU28/08/2026 14:30 WIBPolda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Orang Jadi Tersangka
-
NASIONAL28/08/2026 11:00 WIBGMNI: Popularitas MBG Tak Bisa Kalahkan Konstitusi
















