Berita
Menlu AS Desak ASEAN Putus Hubungan dengan Perusahaan China yang Bantu Bangun di LCS
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mendesak Asia Tenggara memutuskan hubungan dengan perusahaan China yang membantu membangun pulau di Laut China Selatan (LCS), Kamis (9/9). Desakan itu menyusul keputusan AS yang memasukkan 24 perusahaan milik China ke dalam daftar hitam. Perusahaan-perusahaan itu diketahui membantu pembangunan militer Beijing di LCS. Pompeo menyatakan pernyataan tersebut dalam […]
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mendesak Asia Tenggara memutuskan hubungan dengan perusahaan China yang membantu membangun pulau di Laut China Selatan (LCS), Kamis (9/9).
Desakan itu menyusul keputusan AS yang memasukkan 24 perusahaan milik China ke dalam daftar hitam. Perusahaan-perusahaan itu diketahui membantu pembangunan militer Beijing di LCS.
Pompeo menyatakan pernyataan tersebut dalam pertemuan puncak regional KTT ASEAN di tengah hubungan antara AS dan China yang kian memanas.
Menurutnya, sudah waktunya bagi pemerintah Asia Tenggara untuk mempertimbangkan kembali hubungannya dengan China.
“Jangan hanya berbicara, tapi bertindaklah,” ujar Pompeo kepada sepuluh Menteri Luar Negeri ASEAN dalam pertemuan daring KTT ASEAN seperti dilansir AFP.
“Pertimbangkan kembali urusan bisnis dengan perusahaan milik negara (China) yang menggertak negara-negara pesisir ASEAN di Laut China Selatan. Jangan biarkan Partai Komunis China menginjak-injak kita dan rakyat kita,” lanjutnya.
Tahun ini, KTT ASEAN berlangsung hanya beberapa hari setelah Beijing meluncurkan rudal balistik di LCS. Peluncuran itu merupakan bagian dari latihan tembakan langsung.
Vietnam yang memimpin KTT tahun ini menyatakan “keprihatinan serius” tentang militerisasi LCS baru-baru ini.
“Ini telah mengikis kepercayaan, meningkatkan ketegangan dan merusak perdamaian, keamanan dan supremasi hukum di kawasan itu,” ungkap Menteri Luar Negeri, Pham Binh Minh.
Pekan lalu, Filipina mengatakan bahwa mereka tidak akan mengikuti jejak AS karena mereka membutuhkan investasi dari China. Bahkan, dalam perselisihan terbaru perihal Scarborough Shoal, pembicaraan antar kedua negara masih menggantung.
Scarborough Shoal merupakan salah satu daerah penangkapan ikan terkaya di kawasan.
“Jangan hanya berbicara, tapi bertindaklah,” ujar Pompeo kepada sepuluh Menteri Luar Negeri ASEAN dalam pertemuan daring KTT ASEAN seperti dilansir AFP.
“Pertimbangkan kembali urusan bisnis dengan perusahaan milik negara (China) yang menggertak negara-negara pesisir ASEAN di Laut China Selatan. Jangan biarkan Partai Komunis China menginjak-injak kita dan rakyat kita,” lanjutnya.
Tahun ini, KTT ASEAN berlangsung hanya beberapa hari setelah Beijing meluncurkan rudal balistik di LCS. Peluncuran itu merupakan bagian dari latihan tembakan langsung.
Vietnam yang memimpin KTT tahun ini menyatakan “keprihatinan serius” tentang militerisasi LCS baru-baru ini.
“Ini telah mengikis kepercayaan, meningkatkan ketegangan dan merusak perdamaian, keamanan dan supremasi hukum di kawasan itu,” ungkap Menteri Luar Negeri, Pham Binh Minh.
Pekan lalu, Filipina mengatakan bahwa mereka tidak akan mengikuti jejak AS karena mereka membutuhkan investasi dari China. Bahkan, dalam perselisihan terbaru perihal Scarborough Shoal, pembicaraan antar kedua negara masih menggantung.
Scarborough Shoal merupakan salah satu daerah penangkapan ikan terkaya di kawasan.
“Jangan hanya berbicara, tapi bertindaklah,” ujar Pompeo kepada sepuluh Menteri Luar Negeri ASEAN dalam pertemuan daring KTT ASEAN seperti dilansir AFP.
“Pertimbangkan kembali urusan bisnis dengan perusahaan milik negara (China) yang menggertak negara-negara pesisir ASEAN di Laut China Selatan. Jangan biarkan Partai Komunis China menginjak-injak kita dan rakyat kita,” lanjutnya.
Tahun ini, KTT ASEAN berlangsung hanya beberapa hari setelah Beijing meluncurkan rudal balistik di LCS. Peluncuran itu merupakan bagian dari latihan tembakan langsung.
Vietnam yang memimpin KTT tahun ini menyatakan “keprihatinan serius” tentang militerisasi LCS baru-baru ini.
“Ini telah mengikis kepercayaan, meningkatkan ketegangan dan merusak perdamaian, keamanan dan supremasi hukum di kawasan itu,” ungkap Menteri Luar Negeri, Pham Binh Minh.
Pekan lalu, Filipina mengatakan bahwa mereka tidak akan mengikuti jejak AS karena mereka membutuhkan investasi dari China. Bahkan, dalam perselisihan terbaru perihal Scarborough Shoal, pembicaraan antar kedua negara masih menggantung.
Scarborough Shoal merupakan salah satu daerah penangkapan ikan terkaya di kawasan.
-
OTOTEK05/10/2026 23:00 WIBRahasia Baterai HP Awet Seharian Terbongkar
-
NUSANTARA05/10/2026 22:00 WIBSadis! Mahasiswa Tewas Dipanah dan Ditebas Geng Motor di Makassar
-
OASE06/10/2026 05:00 WIBSurat Pendek Ini Ternyata Setara Sepertiga Al-Qur’an
-
JABODETABEK06/10/2026 05:30 WIBBMKG Ramal Jakarta Basah pada Selasa
-
DUNIA05/10/2026 21:00 WIBMarinir AS Diduga Bunuh dan Curi Dompet Wanita
-
NASIONAL06/10/2026 06:00 WIBPeserta Marathon Gendong Anak, Olivia Tommy Dorong Stroller
-
POLITIK06/10/2026 07:00 WIBSuhadi: MK Tak Punya Wewenang Pecat Gibran
-
NUSANTARA05/10/2026 20:00 WIBTiga Turis Asing dan Guide Lokal Hilang Saat Menyelam di Perairan Sikka
















