Berita
Rawan Terpapar, Petinggi Parpol Harus Swab Test Jelang Pilkada
AKTUALITAS.ID – Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampouw, mendorong para petinggi partai politik intens melakukan swab test COVID-19. Menurutnya, politisi cukup rawan terpapar corona. Khususnya, selama tahapan proses pelaksanaan Pilkada 2020. “Paling tidak ketua parpol, sekjen atau orang-orang yang masuk dalam tim pemenangan di Pilkada 2020. Atau yang diberi tugas atau mengharuskan dia bertemu dengan […]
AKTUALITAS.ID – Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampouw, mendorong para petinggi partai politik intens melakukan swab test COVID-19. Menurutnya, politisi cukup rawan terpapar corona. Khususnya, selama tahapan proses pelaksanaan Pilkada 2020.
“Paling tidak ketua parpol, sekjen atau orang-orang yang masuk dalam tim pemenangan di Pilkada 2020. Atau yang diberi tugas atau mengharuskan dia bertemu dengan banyak orang, seharusnya swab test,” kata Jeirry, kepada wartawan Minggu (3/10/2020).
Jeirry menambahkan, swab test layak menjadi kewajiban persyaratan partai politik sebelum beraktivitas di tengah pandemi COVID-19. Karena, itu bagian dari langkah antisipatif menekan penambahan angka kasus terkonfirmasi positif virus mematikan asal China tersebut.
“Meskinya itu harus jadi kewajiban persyaratan partai. Karena harus jaga juga keselamatan orang-orang partainya,” jelasnya.
Di samping itu, Jeirry juga menyoroti pemberitaan di media mengenai Sekjen Partai Amanat Nasional, Eddy Soeparno, sampai tujuh kali melakukan swab test. Dia menilai, langkah tersebut patut dicontoh politisi lainnya. Sebab, bukan hanya untuk diri sendiri, namun kader partai dan unsur terkait lainnya yang kerap berinteraksi keselamatannya ikut terjaga.
“Mungkin dia (Eddy Soeparno) beraktivitas rutin, jadi setiap 14 kali aktivitas dia harus swab test, ya begitu harusnya jadi contoh. Karena memang mestinya harus begitu,” tuturnya.
Sementara itu, pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing menekankan, apabila mustahil swab test gratis direalisasikan pemerintah. Maka, para politikus di DPR RI, meski berjuang keras mendorong agar minimal menurunkan 70 persen dari tarif normal setiap melakukan swab test.
“Justru partai yang harus jemput bola ajak rakyat untuk swab test, bagaiamana biar biayanya tidak mahal, ya berjuang dulu ke pemerintah. Kalau itu dilakukan saya mengapresiasi partai politik itu,” tandasnya.
Diketahui, Sekjen PAN, Eddy Soeparno, sudah tujuh kali swab test Covid-19. Eddy mengatakan, dirinya rela melakukan swab test berkali-kali sebagai agar tetap sehat, sekaligus langkah preventif melindungi masyarakat lainnya dari ancaman Covid-19.
“Saya sudah 7 kali swab test sampai dengan sekarang. Swab test ini perlu untuk mengetahui kondisi saya masih tetap sehat dan tidap terpapar Covid-19. jadi, secara tidak langsung, saya melindungi diri dan juga orang di sekitar,” ujarnya saat ditemui wartawan di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (3/10).
Berdasarkan pengalaman pribadinya, Eddy mengungkapkan, relatif sering berinteraksi dengan publik. Baik kegiatan di kantor DPP PAN, hingga pertemuan dengan kader-kader PAN dari seluruh Indonesia. Menurutnya, pemeriksaan swab test kurang lebih sama saat mengunjungi dokter untuk pemeriksaan secara umum.
“Karena tidak pernah melaksanakan swab test sebelumnya, tentu kita agak berdebar-debar dan khawatir. Terutama jika ada pemeriksaan yang berakibat rasa sakit atau gak nyaman. Setelah swab test kedua dan ketiga segala sesuatu menjadi relatif normal karena sudah biasa,” urai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu.
Eddy menekankan, swab test bukan untuk mencegah penularan Covid-19. Namun, dapat memberikan pemahaman dan kepastian kepada masyarakat, apakah terpapar Covid-19 atau tetap aman? Sehingga bisa mencegah penularan lebih lanjut.
“Ketika kita tahu bahwa kita aman, rasa aman dan nyaman bisa kembali ke rumah berkumpul dengan keluarga. Tapi jika, nauzubillah minzalik, kita ternyata terpapar, tentu kita tidak akan menyebarkan dengan orang lain. Kita langsung mengisolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit,” kata Eddy.
-
FOTO18/07/2026 22:00 WIBFOTO: InJourney dan Pertamina Ajak Masyarakat Dukung MotoGP Mandalika 2026
-
RIAU18/07/2026 23:00 WIBPanen Raya 50 Hektare di Siak Kecil, Bengkalis Percepat Target Swasembada Pangan
-
DUNIA19/07/2026 12:00 WIBMilisi Irak Umumkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Targetkan Trump
-
POLITIK19/07/2026 09:00 WIBPBB Resmi Jadi Garda Terdepan Pemerintahan Prabowo Subianto
-
POLITIK19/07/2026 07:00 WIBPPP Dorong Perempuan Dominasi Parlemen 2029
-
OASE19/07/2026 05:00 WIBAl Qur’an Bongkar Rahasia Lapisan Bumi
-
EKBIS19/07/2026 11:00 WIBBahlil: Blok Masela Bisa Hasilkan Rp585 Triliun untuk Negara
-
POLITIK19/07/2026 06:00 WIBGolkar: Gaji Besar Lebih Baik daripada Banyak Tunjangan

















