Berita
Amerika Serikat Kirim Senjata Lagi ke Israel, Termasuk Bom
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah bersiap mengirimkan senjata lagi ke Israel, termasuk bom, peralatan panduan Joint Direct Attack Munition (JDAM), serta murang peledak, meskipun negara adikuasa itu menyerukan gencatan senjata di Jalur Gaza, demikian menurut The Wall Street Journal (WSJ).
Pemberitaan WSJ pada Sabtu (17/2/2024), melaporkan hal itu dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui situasi tersebut.
Sumber-sumber itu mengungkapkan bahwa jumlah senjata yang akan dipasok bernilai puluhan juta dolar AS (sekitar ratusan miliar rupiah).
Sebelumnya pada Jumat (16/2/2024), Biden mengatakan telah menyampaikan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu perlunya gencatan senjata sementara di Gaza untuk memungkinkan penarikan sandera yang tersisa.
Biden menambahkan bahwa dia tidak memperkirakan Israel akan melakukan serangan darat skala besar selama inisiatif terkait dengan gencatan senjata sementara tersebut sedang dipertimbangkan.
Pada 7 Oktober 2023, Hamas melancarkan serangan roket skala besar terhadap Israel dari Gaza dan melanggar perbatasan, menewaskan 1.200 orang dan menculik sekitar 240 lainnya.
Israel melancarkan serangan balasan, memerintahkan blokade total terhadap Gaza, dan memulai serangan darat ke daerah kantong Palestina dengan tujuan untuk melenyapkan pejuang Hamas dan menyelamatkan para sandera.
Sedikitnya 28.775 orang telah tewas sejauh ini akibat serangan Israel di Jalur Gaza, kata pemerintah setempat. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
POLITIK10/09/2026 07:00 WIBPDIP Baca Pidato AHY sebagai Sinyal Ketidakpuasan
-
POLITIK10/09/2026 11:00 WIBPrabowo Bongkar Sikap Demokrat Saat Tak Berkuasa
-
NUSANTARA10/09/2026 07:30 WIBTim SAR Sisir 3 Pulau, 5 Jurnalis Belum Ditemukan
-
EKBIS10/09/2026 09:30 WIBIHSG Menguat di Tengah Bursa Asia Memerah
-
EKBIS10/09/2026 11:30 WIBEmas Antam Hijau Lagi Setelah Sempat Turun
-
NUSANTARA10/09/2026 12:30 WIBTNI AL Turunkan Kapal Perang Cari Jurnalis Hilang
-
JABODETABEK10/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Buka Hari Ini
-
POLITIK10/09/2026 09:00 WIBAhli MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Tak Boleh Sekadar Formalitas

















