DUNIA
Longsor Besar di Sichuan, 1 Tewas dan 28 Hilang
AKTUALITAS.ID – Sebuah bencana longsor dahsyat melanda desa di Yibin, Sichuan, pada Sabtu, menyebabkan sedikitnya satu orang tewas dan 28 lainnya hilang. Hujan deras yang terus mengguyur memperparah situasi, mengubah longsoran menjadi aliran puing yang membentang hingga 1,2 kilometer dengan volume lebih dari 100.000 meter kubik.
Tim penyelamat menghadapi tantangan besar karena longsor masih terus terjadi. Namun, otoritas setempat bergerak cepat dengan mengerahkan sekitar 1.000 personel, termasuk polisi bersenjata, pemadam kebakaran, dan tim tanggap darurat untuk mengevakuasi warga serta mencari korban yang hilang. Hingga saat ini, dua orang dilaporkan terluka, sementara sekitar 400 warga telah berhasil dievakuasi ke tempat aman.
Upaya pencarian terus berlangsung, dengan harapan menemukan korban selamat di tengah kondisi yang sulit. Pemerintah setempat juga berupaya menstabilkan area terdampak untuk mencegah bencana susulan.
Situasi di Sichuan ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di daerah rawan longsor. Tim penyelamat bekerja tanpa lelah, berusaha mengatasi tantangan demi menyelamatkan nyawa.
Perkembangan lebih lanjut akan terus dipantau seiring dengan upaya penyelamatan yang masih berlangsung. (YAN KUSUMA/RIHADIN)
-
DUNIA01/03/2026 00:02 WIB40 Orang Dilaporkan Tewas Dalam Serangan Israel di Iran Selatan
-
RAGAM28/02/2026 18:30 WIBWMI Bakal Gelar Acara Berbagi di Bulan Ramadan
-
DUNIA01/03/2026 10:32 WIBBreaking News: Khamenei Gugur Usai Serangan Gabungan AS dan Israel ke Teheran
-
NUSANTARA28/02/2026 21:00 WIBPetugas Dapur SPPG di Papua Barat Wajib Rutin Cek Kesehatan
-
OTOTEK28/02/2026 17:30 WIBMasalah Perangkat Lunak, Ford Recall 4,3 Juta Kendaraan
-
PAPUA TENGAH28/02/2026 18:40 WIBToko Emas Tutup, Pendulang Blokade Pertigaan PIN Seluler Timika
-
JABODETABEK28/02/2026 20:30 WIBBangunan Lapangan Padel Tidak Berizin Akan Dibongkar
-
NASIONAL28/02/2026 21:30 WIBSerukan Dialog, Indonesia Siap Fasilitasi Perundingan AS-Iran

















