DUNIA
Trump Umumkan Tarif 50 Persen Untuk Tembaga
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa tarif sebesar 50 persen untuk impor tembaga mulai berlaku pada 1 Agustus guna memperkuat keamanan nasional negaranya.
“Saya mengumumkan tarif 50 persen atas tembaga, berlaku efektif 1 Agustus 2025, setelah menerima penilaian keamanan nasional yang kuat,” tulis Trump di platform Truth Social sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Rusia, RIA Novisti, Kamis (10/7/2025).
Tembaga diperlukan untuk semikonduktor, pesawat terbang, kapal, amunisi, pusat data, baterai lithium-ion, sistem radar, sistem pertahanan rudal, dan bahkan senjata hipersonik yang sedang kita produksi dalam jumlah besar, kata Trump.
“Tembaga adalah material kedua yang paling banyak digunakan oleh Departemen Pertahanan! Mengapa ‘para pemimpin’ kita yang bodoh (dan mengantuk!) menghancurkan industri penting ini? tarif 50 persen ini akan membalikkan tindakan ceroboh dan kebodohan Pemerintahan Biden,” tambahnya.
Sebelumnya, pada hari Senin (7/7/2025), Trump telah memperpanjang penangguhan tarif yang lebih tinggi atas barang impor hingga 1 Agustus, tetapi telah memberi tahu beberapa negara bahwa tarif yang lebih tinggi akan berlaku pada tanggal tersebut. (Yan Kusuma/goeh)
-
POLITIK29/06/2026 17:00 WIBSafari Politik Jokowi dan PSI Berpotensi Timbulkan Kegaduhan
-
JABODETABEK29/06/2026 17:45 WIBRespons Video Viral Air Keruh dan Penuh Sampah, Ancol Pastikan Kualitas Air Pantai Dipantau Rutin
-
NASIONAL29/06/2026 22:00 WIBIndonesia dan Singapura Sepakati Kerja Sama Perlindungan Lingkungan Hidup
-
NASIONAL29/06/2026 16:37 WIBKPK Lakukan OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau
-
POLITIK29/06/2026 18:30 WIBRitual Adat Jokowi di Lampung Hanya Strategi Pencitraan Politik dengan PSI
-
NASIONAL30/06/2026 07:00 WIBTB Hasanuddin: Latihan Militer Kopdes Telan Rp30 Juta/Orang
-
NASIONAL29/06/2026 16:30 WIBGus Yaqut Masih Dirawat di RS Polri, KPK Siapkan Tahap II Kasus Korupsi Kuota Haji
-
POLITIK29/06/2026 19:30 WIBSafari Politik di Basis Gerindra dan Riltual Injak Logo Mirip PDIP, Pengamat: Jokowi Bermain Api

















