DUNIA
Gempa 6,7 Guncang Timur Laut Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami di Iwate
AKTUALITAS.ID — Badan Meteorologi Jepang (JMA) pada Minggu mengeluarkan peringatan tsunami untuk Prefektur Iwate setelah gempa bermagnitudo 6,7 mengguncang lepas pantai timur laut Jepang. Gempa tersebut juga menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah serta penghentian sementara layanan kereta cepat Shinkansen.
JMA melaporkan, tsunami setinggi hingga 1 meter diperkirakan mencapai pesisir Iwate akibat gempa yang terjadi sekitar pukul 17.03 waktu setempat di lepas pantai Sanriku, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.
Guncangan kuat terasa di beberapa wilayah Prefektur Iwate dan Miyagi, dengan intensitas seismik mencapai level 4 dari skala maksimum 7. Sementara itu, gelombang tsunami setinggi 10 sentimeter terpantau di Ofunato, dan gelombang kecil juga terdeteksi di Miyako, keduanya berada di wilayah pesisir Iwate.
Layanan kereta cepat Shinkansen Tohoku yang menghubungkan Stasiun Sendai–Shin-Aomori sempat dihentikan sementara pascagempa, namun kini telah kembali beroperasi secara normal, menurut keterangan JR East.
Belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan berat akibat gempa tersebut, namun otoritas setempat tetap mengimbau warga di kawasan pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tsunami susulan. (DIN)
-
NASIONAL05/07/2026 17:00 WIBPengakuan Raja Juli soal Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Pengembalian Tak Gugurkan Pidana
-
NASIONAL05/07/2026 19:00 WIBKPK: Amplop Untuk Raja Juli Berasal dari SHU Petani Kuansing
-
EKBIS05/07/2026 22:00 WIBBulog Pastikan Serap Hasil Panen Petani Papua Selatan untuk Swasembada Pangan
-
OLAHRAGA05/07/2026 16:00 WIBMeksiko Hadapi Inggris di 16 Besar Piala Dunia 2026, Misi Akhiri Penantian 40 Tahun
-
RAGAM05/07/2026 10:30 WIBNASA: RI Masuk Zona Rawan Kenaikan Air Laut
-
NASIONAL05/07/2026 18:00 WIBRekam Jejak Irjen Wibowo Kakorlantas Polri Baru
-
OTOTEK05/07/2026 18:30 WIBJaguar Obral Mobil Baru Diskon hingga Puluhan Juta Rupiah, Ini Daftar Modelnya
-
NASIONAL05/07/2026 10:00 WIBMenko Cak Imin Semprot Akademisi yang Mendadak Bisu di Birokrasi

















