DUNIA
Bisnis Kripto Trump Pecahkan Rekor Pendapatan
AKTUALITAS.ID – Dokumen pengungkapan keuangan tahunan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan lonjakan pendapatan yang sangat besar sepanjang tahun pertama masa jabatan keduanya. Total pendapatan yang dilaporkan mencapai lebih dari US$2,2 miliar atau sekitar Rp35,8 triliun, dengan sumber terbesar berasal dari bisnis aset digital, bukan dari gaji sebagai presiden.
Berdasarkan dokumen yang dirilis Office of Government Ethics (OGE), sebagian besar pendapatan Trump berasal dari berbagai aktivitas di sektor kripto dengan nilai sekitar US$1,4 miliar atau setara Rp22,8 triliun.
Jumlah tersebut jauh melampaui seluruh pendapatan dari bisnis properti, hotel, lapangan golf, hingga resor yang selama puluhan tahun menjadi ikon kerajaan bisnis Trump.
Laporan tersebut menunjukkan sekitar US$800 juta berasal dari World Liberty Financial, perusahaan aset digital yang didukung keluarga Trump. Pendapatan itu mencakup penjualan token digital, pelepasan kepemilikan bisnis, dan berbagai transaksi lainnya.
Sementara itu, lisensi dan penjualan memecoin bermerek Trump menyumbang sekitar US$635 juta, menjadikan aset digital sebagai mesin penghasil uang terbesar bagi presiden AS tersebut.
Di luar sektor kripto, bisnis properti Trump masih mencatat kinerja kuat. Jaringan lapangan golf dan resornya menghasilkan lebih dari US$500 juta sepanjang 2025, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Resor Mar-a-Lago sendiri menyumbang sekitar US$77 juta.
Dokumen OGE juga memperlihatkan portofolio investasi Trump terus berkembang. Nilai aset investasinya diperkirakan mencapai sedikitnya US$858 juta setelah lebih dari 20.000 transaksi investasi dilakukan selama setahun terakhir.
Besarnya angka tersebut membuat gaji resmi presiden Amerika Serikat terlihat sangat kecil. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, presiden AS menerima gaji tahunan sebesar US$400.000 atau sekitar Rp6,5 miliar.
Dengan demikian, total pendapatan Trump sepanjang tahun pertama masa jabatan keduanya tercatat sekitar 5.500 kali lebih besar dibandingkan gaji resminya sebagai kepala negara.
Namun, lonjakan keuntungan dari sektor kripto kembali memunculkan perdebatan mengenai potensi konflik kepentingan. Sorotan muncul karena pemerintahan Trump dalam beberapa bulan terakhir mengambil sejumlah kebijakan yang dinilai lebih mendukung perkembangan industri aset digital, termasuk penyederhanaan regulasi dan dukungan terhadap inovasi teknologi blockchain.
Sejumlah pengamat etika pemerintahan menilai kondisi tersebut dapat menimbulkan persepsi adanya irisan antara kepentingan bisnis pribadi dengan kebijakan publik, meskipun tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran hukum.
Gedung Putih membantah anggapan tersebut.
Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menegaskan bahwa Presiden Donald Trump maupun keluarganya tidak melakukan tindakan yang menimbulkan konflik kepentingan selama menjalankan pemerintahan.
“Presiden maupun keluarganya tidak pernah terlibat, dan tidak akan pernah terlibat, dalam konflik kepentingan apa pun,” kata Kelly.
Laporan keuangan ini menunjukkan perubahan besar dalam sumber kekayaan Donald Trump. Jika selama beberapa dekade namanya identik dengan bisnis properti, kini sektor aset digital menjadi penyumbang terbesar terhadap pendapatannya. Kondisi tersebut diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik dan Kongres Amerika Serikat, terutama ketika pemerintah mengambil kebijakan yang berkaitan dengan industri kripto dan aset digital. (Mun)
-
POLITIK03/07/2026 16:30 WIBSaid Didu Sebut Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan
-
NASIONAL03/07/2026 20:30 WIBPuan Minta Penunjukan Komisaris Berdasarkan Kompetensi
-
POLITIK03/07/2026 19:30 WIBSyarat Capres-Cawapres Diusung Tiga Partai Dinilai akan Hambat Figur Potensial
-
NUSANTARA03/07/2026 17:30 WIBHerman Deru Dorong Penguatan SDM, Apresiasi Program PLCLP Pertamina sebagai Investasi Masa Depan
-
POLITIK03/07/2026 19:00 WIBKomisi II DPR Usul Gaji Kepala Daerah Dinaikkan
-
RIAU03/07/2026 23:00 WIBMahasiswa Kukerta UNRI Edukasi Warga Teluk Pambang Kelola TOGA dan Pupuk Organik
-
NASIONAL03/07/2026 20:00 WIBKPK Telusuri Aset Keluarga Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Terkait Gratifikasi
-
RIAU03/07/2026 22:00 WIBPolisi Tangkap Residivis dan Sita Setegah Kilogram Sabu

















