DUNIA
Israel Usir Warga Kristen Tyre Lebanon
AKTUALITAS.ID – Ketegangan di wilayah perbatasan Lebanon selatan kembali meningkat setelah militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi kepada warga di Kota Tyre, termasuk kawasan permukiman yang dihuni warga sipil.
Dalam selebaran yang disebarkan pada Selasa (9/6), militer Israel meminta warga segera meninggalkan rumah mereka dan bergerak menuju wilayah utara Sungai Zahrani demi alasan keamanan. Sungai tersebut berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Tyre.
Peringatan tersebut juga mencakup beberapa area permukiman di sekitar Tyre, yang selama ini dikenal sebagai wilayah padat penduduk dengan beragam komunitas, termasuk warga sipil di kawasan permukiman tertentu.
“Demi keselamatan Anda, kami meminta Anda untuk segera mengosongkan rumah dan menuju utara Sungai Zahrani,” demikian isi peringatan yang dikutip AFP.
Langkah evakuasi ini memicu kepanikan di kalangan warga. Laporan dari lapangan menyebutkan arus kendaraan menuju wilayah utara meningkat drastis dan menyebabkan kemacetan panjang.
Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Lebanon selatan kembali menjadi titik perhatian internasional di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok Hizbullah. Militer Israel sebelumnya menyatakan bahwa operasi mereka menargetkan keberadaan milisi di wilayah tersebut.
Israel juga telah beberapa kali mengeluarkan peringatan kepada warga sipil untuk meninggalkan area yang dianggap sebagai zona operasi militer. Namun, eskalasi terbaru ini memperluas cakupan wilayah evakuasi hingga ke kawasan permukiman yang lebih luas.
Di sisi lain, situasi ini terjadi di tengah proses diplomasi internasional yang melibatkan berbagai pihak dalam upaya meredakan konflik di kawasan Timur Tengah. Meski terdapat upaya gencatan senjata di beberapa jalur diplomatik, serangan dan operasi militer di lapangan masih terus berlangsung.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai durasi operasi maupun kepastian keamanan bagi warga yang telah meninggalkan rumah mereka.
Situasi di Lebanon selatan masih terus berkembang dan berpotensi menimbulkan dampak kemanusiaan lebih luas jika eskalasi konflik berlanjut. (Mun)
-
POLITIK13/07/2026 17:17 WIBPengamat Mendukung Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi
-
OASE13/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Sebut Orang yang Mengingkari Kitab Allah Tersesat
-
NASIONAL13/07/2026 09:00 WIBPresiden Prabowo Suruh Warga yang Anggap Indonesia Suram untuk Pindah Negara
-
POLITIK13/07/2026 16:23 WIBSatu Tahun Putusan MK, 30 Wamen Masih Betah di Kursi Komisaris BUMN
-
POLITIK13/07/2026 06:00 WIBMPR Belum Tutup Pintu Perubahan Konstitusi
-
NUSANTARA13/07/2026 07:30 WIBKisah Gadis 15 Tahun di Sampang Diperkosa Bergilir 4 Bulan
-
NASIONAL13/07/2026 14:00 WIBMendagri Minta Pemda Percepat Verifikasi, Maruarar Perkuat Sinergi Agar Program Bedah Rumah Tepat Sasaran
-
POLITIK13/07/2026 10:00 WIBGolkar: DIM RUU Pemilu Belum Ada

















