DUNIA
Trump Bantah Awak USS Lincoln Stres
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyulut kontroversi baru usai menepis keras laporan memburuknya kondisi fisik dan mental para prajurit AS yang bertugas di kapal induk USS Abraham Lincoln. Kapal perang tersebut telah dikerahkan lebih dari delapan bulan di tengah kecamuk perang melawan Iran.
Saat ditanya mengenai depresi dan memburuknya kesehatan mental para prajurit akibat penugasan panjang, Trump justru menganggap durasi tersebut masih wajar.
“Tidak. Tidak. Tidak. Belum cukup lama,” cetus Trump tanpa rasa ragu saat diwawancarai The New York Times, Jumat (14/8/2026).
Pernyataan dingin Trump ini berbanding terbalik dengan fakta memprihatinkan yang dibongkar laporan investigasi media dan senator AS. Dalam surat resmi Senator Demokrat Richard Blumenthal kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth, kondisi di atas kapal induk USS Abraham Lincoln disebut sangat tidak layak.
Krisis kebutuhan dasar, kontaminasi air minum, gangguan sanitasi, hingga persoalan keselamatan di dek penerbangan dilaporkan terus menghantui ribuan awak kapal. Tak hanya itu, gangguan pengiriman logistik membuat paket dari keluarga tertahan hingga berbulan-bulan, memperparah tekanan mental para prajurit.
Meski demikian, Trump bersikeras memprotes tuduhan tersebut dan mengklaim keluarga para prajurit tidak khawatir.
Namun, di balik bantahan keras sang presiden, Angkatan Laut AS secara diam-diam tengah bersiap menarik kapal induk USS Abraham Lincoln dari palagan Timur Tengah dan menggantikannya dengan USS George Washington.
Konflik bersenjata AS dan Israel melawan Iran yang berlarut-larut ini telah menelan korban tak sedikit. The New York Times mencatat sedikitnya 18 personel militer AS tewas dan ratusan lainnya luka-luka.
Tak berhenti di situ, dampak perang juga mulai mencekik warga AS di dalam negeri akibat melambungnya harga bahan bakar. Bukannya meminta maaf, Trump justru meminta rakyat AS menerima beban ekonomi tersebut.
“Jadi ingat itu – ketika Anda harus membayar sedikit lebih mahal dan harga bensin mencapai US$4 (sekitar Rp64 ribu), tidak apa-apa. Saya tidak akan pernah meminta maaf. Saya melakukan hal yang benar,” ucap Trump bergeming. (Mun)
-
NASIONAL30/09/2026 18:30 WIBRegistrasi Ulang Penerima Bansos Diperluas, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga
-
NASIONAL30/09/2026 19:00 WIBPengamat Desak Investigasi Dugaan Lifestyle Deputi Bakom
-
RIAU30/09/2026 19:30 WIBBantan Bersolek Sambut MTQ ke-51 Bengkalis
-
DUNIA30/09/2026 18:00 WIBPasar Jadi Kuburan! Hujan Bom Militer Myanmar Renggut 33 Nyawa Sipil
-
NASIONAL30/09/2026 17:00 WIBBasarnas Tegaskan Pencarian 5 Jurnalis Belum Berhenti
-
POLITIK30/09/2026 16:00 WIBPuadi Minta Mahasiswa Jadi Agen Literasi dan Aktif Awasi Pemilu
-
POLITIK01/10/2026 06:00 WIBTak Masalah PT 8%, Guntur Romli Sebut Jokowi Sengaja Tantang Prabowo
-
DUNIA01/10/2026 00:00 WIBTega!, Pastor di AS Bunuh Istri Demi Selingkuhan 20 Tahun

















