EKBIS
Selasa, Rupiah Bergerak Naik di Level Rp16.172/USD
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini mencatatkan penguatan, bergerak naik sebesar 0,16% ke level Rp16.172 per USD. Mengacu pada data Bloomberg, hingga pukul 10.46 WIB, mata uang Garuda ini mengalami kenaikan sebesar 26 poin dari level Rp16.198 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi, mengungkapkan bahwa penguatan rupiah ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai penurunan suku bunga Amerika Serikat yang akan berlangsung lebih lambat di tahun ini. Federal Reserve (Fed) sebelumnya memberikan indikasi bahwa inflasi yang lemah dan kekuatan pasar tenaga kerja akan membuat suku bunga tetap tinggi lebih lama. Gubernur Fed, Adriana Kugler, dan Presiden Fed San Francisco, Mary Daly, menekankan bahwa bank sentral masih belum mampu mengklaim kemenangan atas inflasi dan sedang memantau secara cermat pasar tenaga kerja.
“Fokus minggu ini tertuju pada data penggajian nonpertanian yang akan memberikan isyarat lebih lanjut tentang kebijakan suku bunga ke depan,” jelas Ibrahim.
Selain itu, perhatian juga ditujukan pada data inflasi utama untuk bulan Desember, yang diharapkan dapat mempengaruhi ekspektasi stimulus di AS. Di sisi lain, Ibrahim menyebut bahwa Beijing diperkirakan akan meningkatkan pengeluaran fiskal pada 2025 untuk mendukung perekonomiannya yang tengah bergelut dengan deflasi dan penurunan pasar properti.
Lebih lanjut, Ibrahim menyebutkan bahwa pasar juga mengamati perkembangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang mencatatkan defisit sebesar Rp507,8 triliun atau setara 2,29% terhadap PDB. Defisit ini melebar dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu Rp347,6 triliun atau 1,65% terhadap PDB.
“Walaupun terdapat tekanan dari harga pangan akibat fenomena El Nino dan tingginya harga minyak, kondisi ekonomi Indonesia diperkirakan akan membaik seiring meredanya tekanan harga minyak dan meningkatnya harga komoditas seperti batu bara dan CPO,” tambahnya.
Mengamati berbagai faktor tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa hari ini rupiah akan bergerak fluktuatif namun kemungkinan besar akan tetap menguat. “Kami perkirakan rupiah akan ditutup di rentang Rp16.150 per USD hingga Rp16.210 per USD,” tutup Ibrahim. (Enal Kaisar)
-
RAGAM14/06/2026 15:30 WIBDokter Ungkap Batas Aman Makan Mi Instan
-
POLITIK14/06/2026 18:00 WIBPartai Gelora Siapkan Strategi Baru untuk Pemilu 2029
-
NASIONAL14/06/2026 16:00 WIBAkan Bongkar Semua Pihak dalam Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Sonjaya Optimistis JC Dikabulkan
-
NUSANTARA14/06/2026 16:30 WIBKasus Pertalite 25 Liter di Medan, Hakim Sebut Curigai Ada “Request”
-
NUSANTARA14/06/2026 18:30 WIBDedi Mulyadi Gratiskan Sekolah Swasta bagi Puluhan Ribu Siswa di Jawa Barat
-
OTOTEK14/06/2026 21:00 WIBWaze Hadirkan Fitur Lampu Merah Saingi Google Maps
-
OTOTEK14/06/2026 17:00 WIBMenkomdigi Minta Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Lawan Kejahatan Digital
-
OLAHRAGA14/06/2026 17:30 WIBPrediksi Swedia vs Tunisia: Duel Pembuka Grup F Piala Dunia 2026