EKBIS
Rupiah Menguat di Awal Pekan, Dolar AS Melemah ke Level Rp 16.100-an
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan tren positif di awal pekan ini. Data Bloomberg pada Senin (17/2/2025) pukul 09.20 WIB mencatat rupiah berada di level Rp16.200 per USD, menguat 51 poin atau 0,31% dari penutupan sebelumnya.
Sementara data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di level Rp16.194 per USD, menguat 60 poin atau 0,37%.
Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi, memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif namun cenderung menguat hari ini. Ia memperkirakan rupiah akan bergerak antara Rp16.200 hingga Rp16.260 per USD.
Ibrahim menjelaskan penguatan rupiah didorong oleh beberapa sentimen positif. Pertama, rencana tarif global yang diumumkan oleh mantan Presiden AS ditunda hingga April 2025, memberikan waktu lebih untuk menghindari perang dagang.
“Salah satu yang membuat mata uang rupiah mengalami penguatan yang cukup signifikan adalah ekspektasi rencana Trump untuk tarif global timbal balik tidak akan berlaku hingga April, memberikan lebih banyak waktu untuk menghindari perang dagang,” jelas Ibrahim.
Kedua, meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah dan ekspektasi perang Rusia-Ukraina yang akan segera berakhir juga memberikan sentimen positif bagi rupiah.
“Ada potensi kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina, yang kemungkinan besar (tensi) geopolitik akan memudar tidak lagi akan memanas. Ini yang membuat kondisi fundamental ekonomi kemungkinan besar kembali lagi berjalan seperti normal,” papar dia.
Ketiga, usulan Tiongkok untuk mengadakan pertemuan puncak antara mantan Presiden AS dan Presiden Rusia guna mengakhiri perang di Ukraina juga turut memperkuat sentimen positif terhadap rupiah.
“Artinya Tiongkok walaupun sedang digadang-gadang terjadi perang dagang tetapi Tiongkok sendiri pun juga memberikan satu inisiatif untuk melakukan pertemuan antara Presiden AS dan Presiden Rusia untuk membahas tentang perang di Ukraina yang kemungkinan besar perang di Ukraina ini akan segera selesai,” urai dia.
Kombinasi sentimen-sentimen positif ini membuat rupiah kembali perkasa di awal pekan ini. Investor tampaknya optimis dengan prospek ekonomi global dan domestik yang semakin membaik. (Mun/Yan Kusuma)
-
NASIONAL24/07/2026 23:59 WIBMensos Saifullah Yusuf Tindak Lanjuti Temuan ICW soal Pengadaan Sekolah Rakyat
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:33 WIBWapres dan Pemain Legenda Bagikan Kaos Misi Penyelamatan Sriwijaya FC
-
NASIONAL24/07/2026 22:30 WIBDNIKS Gandeng Kemensos, BUMN, dan Swasta Perkuat Program Pemberdayaan Sosial
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:00 WIBMarc Marquez Kembali Jadi Ancaman, Persaingan Gelar MotoGP 2026 Semakin Panas
-
NASIONAL25/07/2026 09:00 WIBImigrasi: WNA Dilarang Jadi Ketua Acara di Indonesia
-
EKBIS25/07/2026 10:30 WIBHarga Emas Antam Resmi Naik Rp7.000
-
EKBIS25/07/2026 09:30 WIBKabar Baik! BBM Nonsubsidi Masih Lebih Murah Bulan Ini
-
JABODETABEK25/07/2026 05:30 WIBBMKG: Suhu Jakarta Tembus 34 Derajat

















