EKBIS
Awal Perdagangan IHSG Melemah, Investor Disarankan Waspada
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada awal perdagangan Jumat (21/2/2025), sesuai dengan prediksi para analis.
Pada Jumat (21/2/2025), IHSG dibuka melemah 8,26 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.779,78. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 5,88 poin atau 0,75 persen ke posisi 774,91.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini diperkirakan posisi Indeks Harga Saham Gabungan masih berada pada bagian dari wave B dari wave (Y) pada skenario hitam.
“Namun, dalam jangka pendek diperkirakan IHSG akan rawan koreksi untuk menguji 6.723 dahulu,” ujar Herditya dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.679,6.509 dan level resistance di 6.933,7.046 pada Jumat pekan ini.
Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance di 6.650-6.870.
Rekomendasi Saham Hari Ini:
Herditya memilih saham PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).
Sedangkan PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), PT Wir Asia Tbk (WIRG), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ). (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK02/06/2026 16:30 WIBPolemik Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Pengamat: Presiden Harus Contohkan Efisiensi
-
NASIONAL02/06/2026 12:15 WIBTan Malaka: Bapak Republik yang Bermimpi Indonesia Merdeka 100 Persen
-
NUSANTARA02/06/2026 06:30 WIBPengedar Sabu di Serang Ditangkap Saat Santai di Rumah
-
JABODETABEK02/06/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Didominasi Awan Tebal Selasa Ini
-
JABODETABEK01/06/2026 22:30 WIBKebakaran Hebat Melanda Kebon Kosong Kemayoran Jakpus
-
OASE02/06/2026 05:00 WIBAl-Quran Sudah Bahas Rahasia Laut 1.400 Tahun Lalu
-
NASIONAL02/06/2026 06:00 WIBMama Sinta Bantah Naik Jet Pribadi ke Jakarta
-
NASIONAL02/06/2026 07:00 WIBEddy Soeparno: RUU Satu Data Indonesia Kunci Subsidi Tepat Sasaran

















