EKBIS
Jelang Ramadhan Permintaan Gula Aren di Lebak Meningkat Tajam
AKTUALITAS.ID – Selama sepekan terakhir ini permintaan gula aren meningkat dan kebanyakan konsumen pedagang pengecer dari luar daerah, sebab mereka memprediksi tiga pekan ke depan dipastikan harga melonjak.
Permintaan konsumen gula aren di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meningkat hingga dua kali lipat menjelang Ramadhan 2026 dan kebanyakan pedagang pengecer.
“Kami hingga kini terpenuhi permintaan konsumen itu,” kata Fahri (60) seorang penampung gula aren di Jalan Sunankalijaga Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Minggu (25/1/2026).
Saat ini, harga gula aren di pasaran terjadi kenaikan dari sebelumnya Rp200 ribu per toros atau lima ikat gula aren, namun kini menjadi Rp250 ribu.
Kenaikan gula aren itu akibat dampak permintaan pasar meningkat tajam menjelang Ramadhan.
“Kami sekarang bisa menghasilkan omzet pendapatan naik dua kali lipat yang biasanya Rp15 juta kini menjadi Rp30 juta per hari,” kata Fahri.
Menurut dia, selama ini, produksi gula aren relatif terpenuhi untuk memenuhi permintaan pedagang pengecer, karena didukung bahan baku melimpah dari nira pohon aren.
Mereka konsumen gula aren itu kebanyakan pedagang pengecer dari Rangkasbitung, Serang dan Bogor juga pelaku usaha untuk bahan pemanis aneka makanan untuk Lebaran.
“Kami meyakini permintaan gula aren meningkat, namun terpenuhi permintaan konsumen,” katanya menjelaskan.
Maman (60), penampung gula aren di Pasar Rangkasbitung mengaku bahwa dirinya kewalahan melayani permintaan pasar menjelang Ramadhan dan banyak konsumen datang ke sini.
Sebab , produksi gula aren Kabupaten Lebak memiliki kelebihan yakni organik tanpa kimia, sebab pepohonan nira atau kaung tumbuh di pegunungan dan perbukitan.
Keunggulan gula aren itu pada bulan Ramadhan dijadikan bahan campuran pemanis aneka kerajinan makanan, di antaranya kolak, ice jus hingga produksi dodol, bolu dan lainnya.
“Menjelang Ramadhan kami bisa menghasilkan omzet Rp20 juta dari sebelumnya Rp10 juta per hari. Kami kini menyetok 5 ton dari sebelumnya hanya 3 ton, karena permintaan cenderung meningkat,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa mengatakan, produksi gula aren hingga kini menjadikan unggulan masyarakat di daerah ini dengan jumlah perajin 11.000 unit usaha dan berkembang di 11 kecamatan.
Kehadiran usaha produksi gula aren dapat memberikan sumbangan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Kami terus melakukan pembinaan agar perajin gula aren bisa bersaing pasar dan menembus pasar domestik hingga mancanegara,” kata Imam.
(Yan Kusuma/goeh)
-
FOTO03/08/2026 23:59 WIBFOTO: Suasana Pameran Foto Warna-warni Parlemen 2026
-
NUSANTARA03/08/2026 22:00 WIBStatus Siaga, Semeru Lima Kali Meletus Sejak Dini Hari
-
JABODETABEK04/08/2026 07:30 WIBPolda Metro Bekuk Penyebar Hoaks Demo Jelang 17 Agustus
-
NASIONAL04/08/2026 06:00 WIBIwan Sumule Ajak Semua Elemen Bangsa Kawal Kebijakan Prabowo
-
NUSANTARA03/08/2026 23:00 WIBBMKG: El Nino Kategori Kuat Berpotensi Keringkan Sangihe
-
POLITIK04/08/2026 07:00 WIBPanas! 48 Tim Lolos Bawa Isu Penguatan Bawaslu di Debat Pemilu 2026
-
Berita04/08/2026 05:30 WIBBMKG: Waspada Hujan Ringan Saat Malam di Jakarta Selatan dan Timur
-
NASIONAL04/08/2026 16:00 WIBDPR: Jangan Percaya Isu Gaji ASN Dipotong Demi PPPK

















