POLITIK
Golkar Tak Terbiasa Jadi Oposisi, PDIP Balas: Politik Bukan untuk Cari Enak
AKTUALITAS.ID – Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang menegaskan partainya tidak terbiasa berada di luar pemerintahan mendapat tanggapan dari PDI Perjuangan (PDIP). Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menegaskan bahwa politik tidak dijalankan semata-mata untuk mencari posisi yang nyaman.
Saat dimintai tanggapan mengenai pernyataan Bahlil, Andreas memilih tidak mengomentari sikap internal Partai Golkar. Namun, ia menegaskan prinsip politik yang dianut PDIP.
“Nggak tahu saya. Itu urusan Golkar. Kalau PDI Perjuangan, berpolitik bukan untuk cari enak,” kata Andreas kepada wartawan, Senin (3/8/2026).
Menurut Andreas, berada di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan sama-sama memiliki nilai strategis apabila dijalankan untuk kepentingan masyarakat.
Ia menilai partai politik yang berada di luar pemerintahan tetap memiliki peran penting sebagai penyeimbang kekuasaan sekaligus mengawal jalannya pemerintahan.
“Dua-duanya bisa baik, tergantung bagaimana mengimplementasikan gagasan menjadi program-program untuk kepentingan rakyat. Di luar pemerintahan pun akan sangat bermanfaat sebagai penyeimbang terhadap kekuasaan,” ujarnya.
Andreas juga mengingatkan bahwa kekuasaan memerlukan mekanisme pengawasan agar tidak disalahgunakan.
Mengutip adagium politik power tends to corrupt, ia menilai partai politik yang hanya menikmati kekuasaan tanpa menjalankan fungsi pengawasan justru dapat merugikan negara.
“Karena kekuasaan itu cenderung korup, power tends to corrupt. Kalau di dalam tapi hanya menikmati, atau malah korupsi, membohongi rakyat, ya, malah mencelakakan negara,” tegasnya.
Sebelumnya, Bahlil Lahadalia memastikan Partai Golkar akan tetap berada di barisan pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sumatera Selatan, Bahlil menegaskan Golkar akan menjadi garda terdepan dalam mendukung berbagai program pemerintah.
“Target kita adalah mendukung pemerintahan yang ada di bawah pimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Mas Gibran Rakabuming Raka. Kita akan berada pada garda terdepan untuk mendukung program-program yang baik untuk kemajuan rakyat, bangsa, dan negara,” kata Bahlil.
Ia menegaskan dukungan tersebut akan dijalankan secara konsisten, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Menurut Bahlil, loyalitas Golkar kepada pemerintahan merupakan bagian dari posisi politik partai yang sejak awal mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres.
“Kalau ada pertanyaan, sampai kapan kita mendukung? Tanyakan kepada Pak Presiden Prabowo sampai kapan, Golkar akan selalu setia bersama pemerintahan Presiden Prabowo. Itu dalam konteks positioning politics,” ujarnya.
Bahlil juga meminta seluruh kader Golkar di Sumatera Selatan mendukung pemerintahan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang sebagai bagian dari konsistensi sikap politik partai.
Ia kemudian menegaskan alasan mengapa Golkar memilih tetap berada di barisan pemerintah.
“Kita Golkar memang tidak terbiasa di oposisi. Karena kita betul-betul berkarya dan mengabdi,” kata Bahlil.
Perbedaan pandangan tersebut memperlihatkan cara masing-masing partai memaknai peran politik. Golkar menegaskan komitmennya berada di dalam pemerintahan untuk mendukung agenda eksekutif, sementara PDIP menilai posisi di luar pemerintahan juga memiliki fungsi konstitusional sebagai penyeimbang kekuasaan dan pengawas jalannya pemerintahan. (Bowo/Mun)
-
FOTO03/08/2026 23:59 WIBFOTO: Suasana Pameran Foto Warna-warni Parlemen 2026
-
NASIONAL03/08/2026 20:00 WIBBawaslu Beberkan Ancaman Baru Pemilu 2029
-
POLITIK03/08/2026 16:00 WIBDPR: Saatnya Prabowo Tegas ke Kepala Daerah
-
RAGAM03/08/2026 18:45 WIBDya Loretta Dorong Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus di IFW 2026
-
NASIONAL03/08/2026 19:00 WIBIKADIN: RUU Perampasan Aset Jangan Langgar Hak Konstitusional Warga
-
DUNIA03/08/2026 15:00 WIBNetanyahu Ancam Tak Tarik Pasukan Israel dari Gaza
-
DUNIA03/08/2026 21:00 WIBIran Hukum Mati 2 Terdakwa Spionase untuk Israel
-
NUSANTARA03/08/2026 22:00 WIBStatus Siaga, Semeru Lima Kali Meletus Sejak Dini Hari

















