NUSANTARA
PVMBG Peringatkan Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat
AKTUALITAS.ID – Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menunjukkan peningkatan. Pos Pengamatan Gunung Api mencatat munculnya peningkatan gempa vulkanik dalam, disertai sejumlah jenis gempa lain yang sebelumnya jarang terekam, sehingga masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Sinabung, Armen Putra, mengatakan hasil pemantauan kegempaan pada 1 Agustus 2026 menunjukkan adanya perubahan aktivitas di tubuh gunung api setinggi 2.451 meter di atas permukaan laut tersebut.
“Selain itu, terekam juga gempa hembusan, gempa low frequency dan gempa hybrid yang sebelumnya jarang terekam,” ujar Armen, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, meski aktivitas kegempaan masih didominasi gempa tektonik dan gempa vulkanik dengan jumlah yang belum signifikan, peningkatan jenis gempa vulkanik dalam menjadi indikator yang perlu terus dipantau.
Pengamatan visual juga menunjukkan embusan asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang yang membumbung setinggi 50 hingga 600 meter di atas kubah lava.
Armen mengingatkan bahwa peningkatan aktivitas tersebut dapat berkembang menjadi ancaman apabila tekanan di dalam sistem magmatik terus meningkat.
“Peningkatan aktivitas kegempaan ini perlu diwaspadai, mengingat potensi bahaya Gunung Sinabung yang dapat terjadi berupa erupsi freatik maupun erupsi magmatik,” jelasnya.
Selain potensi erupsi, Gunung Sinabung juga masih menyimpan risiko pembongkaran kubah lava, yang dapat terjadi apabila tekanan magma meningkat secara signifikan.
Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Sinabung masih berada pada Level II (Waspada), status yang telah diberlakukan sejak 17 Mei 2023.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tetap merekomendasikan agar masyarakat, wisatawan, maupun pendaki tidak memasuki radius 2 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 3,5 kilometer di sektor selatan hingga tenggara.
Selain ancaman erupsi yang dapat memuntahkan material vulkanik dan abu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar saat hujan turun. Material vulkanik yang berada di lereng gunung dapat terbawa aliran air melalui sungai-sungai yang berhulu di kawasan puncak Sinabung, terutama di sektor barat daya.
PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, dan terus mengikuti perkembangan resmi aktivitas Gunung Sinabung melalui otoritas terkait sebagai langkah antisipasi menghadapi kemungkinan perubahan aktivitas gunung api. (Irawan/Mun)
-
FOTO03/08/2026 23:59 WIBFOTO: Suasana Pameran Foto Warna-warni Parlemen 2026
-
NASIONAL03/08/2026 20:00 WIBBawaslu Beberkan Ancaman Baru Pemilu 2029
-
POLITIK03/08/2026 16:00 WIBDPR: Saatnya Prabowo Tegas ke Kepala Daerah
-
RAGAM03/08/2026 18:45 WIBDya Loretta Dorong Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus di IFW 2026
-
NASIONAL03/08/2026 19:00 WIBIKADIN: RUU Perampasan Aset Jangan Langgar Hak Konstitusional Warga
-
DUNIA03/08/2026 21:00 WIBIran Hukum Mati 2 Terdakwa Spionase untuk Israel
-
NUSANTARA03/08/2026 22:00 WIBStatus Siaga, Semeru Lima Kali Meletus Sejak Dini Hari
-
NUSANTARA03/08/2026 23:00 WIBBMKG: El Nino Kategori Kuat Berpotensi Keringkan Sangihe

















