Connect with us

NASIONAL

Indonesia Resmi Tembus 290 Juta Penduduk

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Indonesia memasuki babak baru dalam sejarah demografinya. Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I 2026, jumlah penduduk Indonesia kini resmi menembus 290.125.073 jiwa, meningkat sekitar 1,8 juta orang dibandingkan Semester II 2025 yang tercatat sebanyak 288,3 juta jiwa.

Data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menunjukkan laju pertumbuhan penduduk nasional masih berlangsung stabil dengan penambahan rata-rata 1,7 juta jiwa setiap semester.

Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir, jumlah penduduk Indonesia telah bertambah sekitar 3,4 juta jiwa.

“Per Semester I tahun 2026, jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 290.125.073 jiwa. Dibanding Semester II tahun 2025, jumlahnya bertambah kurang lebih 1,8 juta jiwa,” kata Teguh dalam Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, kenaikan jumlah penduduk tersebut merupakan hasil pertumbuhan alami setelah memperhitungkan angka kelahiran dan kematian, sekaligus dipengaruhi pembaruan data melalui proses pembersihan dan penunggalan biometrik yang terus dilakukan Dukcapil.

Data juga menunjukkan komposisi penduduk laki-laki masih lebih banyak dibanding perempuan. Jumlah penduduk laki-laki mencapai lebih dari 146,4 juta jiwa, sedangkan perempuan sekitar 143,7 juta jiwa.

Dari sisi persebaran, Jawa Barat masih menjadi provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, yakni 52,6 juta jiwa. Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan 42,4 juta jiwa, disusul Jawa Tengah sebanyak 38,7 juta jiwa.

Sementara itu, capaian administrasi kependudukan juga terus meningkat. Dari total penduduk Indonesia, sebanyak 214,3 juta jiwa telah berusia 17 tahun ke atas dan berhak memiliki KTP elektronik. Dari jumlah tersebut, 208,5 juta jiwa atau 97,28 persen telah melakukan perekaman biometrik.

Meski demikian, Dukcapil masih menghadapi pekerjaan rumah yang cukup besar. Sekitar 5 juta penduduk belum melakukan perekaman biometrik sehingga menjadi fokus pelayanan jemput bola di berbagai daerah.

“Kita masih memiliki sekitar 5 juta penduduk yang belum melakukan perekaman biometrik. Ini menjadi tugas Dukcapil untuk terus melakukan jemput bola,” ujar Teguh.

Bertambahnya jumlah penduduk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia. Di sisi lain, peningkatan tersebut juga menghadirkan tantangan besar bagi pemerintah dalam penyediaan lapangan kerja, pendidikan, layanan kesehatan, perumahan, hingga infrastruktur agar pertumbuhan jumlah penduduk dapat diimbangi dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (Purnomo/Mun)

Continue Reading

TRENDING