Connect with us

DUNIA

Gudang Militer Israel di Gaza Dibobol

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Skandal memalukan menghantam militer Israel di tengah invasi mematikan di Jalur Gaza. Gudang persenjataan unit darurat mereka kebobolan, mengakibatkan roket anti-tank LAW hingga amunisi militer jatuh ke tangan sindikat kriminal dan beredar luas di pasar gelap.

Lembaga penyiaran publik Israel, KAN, pada Kamis (17/9/2026) melaporkan bahwa pihak militer (IDF) bahkan tidak mengetahui jumlah pasti senjata yang raib. Para pelaku diyakini memanfaatkan celah kekacauan perang dengan memanipulasi data inventaris, mencatatkan amunisi yang dicuri sebagai amunisi yang telah “digunakan dalam pertempuran”.

Skala pencurian ini diyakini sangat masif. Indikator utamanya adalah anjloknya harga senjata militer di pasar gelap secara drastis serta penemuan dua insiden kriminal yang menggunakan roket LAW di kota Arab Sajur dan Jaljulia pada pekan ini.

BACA JUGA  Hamas Buka Ruang untuk ISF di Gaza Asal Ada Syarat Tegas

Bukan hanya persenjataan berat darat, kelompok kriminal kini telah memodernisasi taktik mereka dengan perangkat militer udara. Statistik kepolisian mencatat lonjakan tak masuk akal pada kasus kriminal yang melibatkan granat tangan, melesat dari 75 kasus pada 2023 menjadi 988 kasus pada 2024, setara hampir tiga serangan setiap harinya.

Pekan ini, sebuah granat tangan bahkan dijatuhkan langsung dari sebuah drone (pesawat nirawak) dalam sebuah insiden di Nazareth.

Investigasi mendalam oleh unit elite kepolisian Israel, Lahav 433, membongkar fakta bahwa sejumlah perusahaan di komunitas Badui telah memborong ratusan drone pengangkut kargo berukuran besar menggunakan faktur palsu. Hingga detik ini, ratusan drone tersebut lenyap tanpa jejak, dan aparat menduga perangkat itu digunakan untuk operasi penyelundupan senjata maupun narkoba berskala besar.

BACA JUGA  Komandan Hamas Jadi Target Israel

Kebobolan ganda ini memicu alarm tanda bahaya di tingkat nasional. Kepolisian Israel, militer, hingga badan keamanan internal Shin Bet kini dikerahkan untuk memburu ratusan drone hantu dan sisa persenjataan mematikan yang bocor sebelum digunakan untuk serangan teror domestik. (Mun)

TRENDING