EKBIS
Ini Alasan Pemerintah Tutup Puluhan Gerai Indomaret dan Alfamart
AKTUALITAS.ID – Penutupan puluhan gerai ritel modern di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), memicu perhatian publik. Pemerintah pusat memastikan persoalan utama berkaitan dengan perizinan usaha di tingkat daerah.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan penutupan sejumlah gerai minimarket seperti Alfamart dan Indomaret berkaitan dengan kewenangan pemerintah daerah dalam menerbitkan izin usaha, termasuk kesesuaian lokasi dengan tata ruang wilayah.
“Itu kan keterkaitan dengan perizinan. Jadi kalau minimarket itu izinnya pemerintah daerah,” kata Budi di Jakarta, Senin (25/05/2026).
Menurut Budi, pemerintah pusat masih menelusuri detail persoalan yang menyebabkan puluhan gerai minimarket di Lombok berhenti beroperasi. Namun, dari informasi awal, tidak ditemukan indikasi persoalan lain di luar aspek legalitas perizinan.
“Nah, saya belum tahu permasalahannya di sana apanya. Tapi yang jelas itu terkait perizinannya. Nggak ada dengan isu-isu lain,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendirian ritel modern wajib menyesuaikan aturan tata ruang daerah melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Ketentuan tersebut menjadi dasar penerbitan izin operasional minimarket di setiap wilayah.
“Kalau mau mendirikan minimarket itu harus sesuai dengan RDTR,” katanya.
Penutupan sejumlah gerai Alfamart dan Indomaret di Lombok sebelumnya menjadi sorotan publik lantaran memunculkan spekulasi mengenai persaingan usaha dengan pasar tradisional hingga dampak ekonomi bagi pekerja dan pelaku usaha setempat. (Yan)
-
FOTO26/08/2026 20:45 WIBFOTO: Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Botok Pati
-
OASE26/08/2026 05:00 WIBQS Al-Maidah & Al-Jumu’ah Tegaskan Seruan Adzan
-
RIAU26/08/2026 11:45 WIBPolda Riau Kirim 60 Ton Bantuan ke NTT
-
POLITIK26/08/2026 07:00 WIBProjo Panik Klarifikasi Video Pemilu 2029
-
NUSANTARA26/08/2026 08:30 WIBKabut Asap Tebal, Jalinsum Lampung Nyaris Lumpuh
-
JABODETABEK26/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Kembali Buka Rabu
-
EKBIS26/08/2026 09:30 WIBIHSG Sempat Tembus 6.500, Lalu Anjlok ke 6.429
-
JABODETABEK26/08/2026 05:30 WIBBMKG Ramal Jakarta Tembus 34°C

















