EKBIS
Pertamina Buka Operasi Besar Atasi Krisis BBM Bali
AKTUALITAS.ID – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat untuk memulihkan layanan bahan bakar minyak (BBM) di Bali setelah antrean panjang sempat terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Sejumlah langkah darurat kini dikerahkan secara bersamaan, mulai dari penambahan pasokan hingga 57,9 juta liter BBM, perluasan operasional SPBU selama 24 jam, penguatan personel lintas fungsi, hingga penambahan armada mobil tangki guna mempercepat distribusi ke berbagai wilayah.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan seluruh sumber daya perusahaan saat ini difokuskan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat Bali tetap terpenuhi.
“Pertamina Patra Niaga mengerahkan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Kami memperkuat pasokan, menambah jam operasional SPBU, mengerahkan dukungan personel, serta mengoptimalkan armada distribusi,” ujar Kitty dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).
Dari sisi pasokan, Pertamina mengoptimalkan kedatangan sejumlah kapal tanker yang dijadwalkan bersandar secara bertahap pada periode 14 hingga 17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.
Total tambahan pasokan yang digelontorkan mencapai 57,9 juta liter BBM, terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax. Tambahan volume tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan BBM sekaligus mempercepat normalisasi distribusi ke SPBU-SPBU yang mengalami lonjakan permintaan.
Tak hanya menambah stok, Pertamina juga memperluas layanan kepada masyarakat dengan menambah jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Kota Denpasar. Jika sebelumnya hanya 24 SPBU yang melayani penuh selama sehari semalam, kini perusahaan menyiapkan tambahan 60 SPBU dengan pola operasional serupa.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan BBM sekaligus mengurangi penumpukan kendaraan pada titik-titik tertentu.
“Penguatan operasional di lapangan menjadi perhatian utama kami. Selain memastikan pasokan terus bertambah, kami juga memperluas akses pelayanan melalui penambahan SPBU yang beroperasi 24 jam serta memperkuat kesiapan personel dan armada distribusi,” kata Kitty.
Untuk mendukung kelancaran operasional, Pertamina juga memperkuat sumber daya manusia di lapangan. Sejumlah operator SPBU cadangan diterjunkan, sementara koordinasi dilakukan dengan Kodam IX/Udayana guna mendukung kebutuhan operasional dan distribusi.
Selain itu, perusahaan menyiapkan pengemudi mobil tangki cadangan untuk memastikan distribusi tetap berjalan apabila sopir utama membutuhkan waktu istirahat, tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja.
Dukungan juga datang dari berbagai unit internal Pertamina di Jakarta yang ditugaskan membantu proses percepatan pemulihan layanan di Bali. Tim lintas fungsi tersebut akan memperkuat koordinasi operasional, distribusi, penjualan, hingga komunikasi dengan para pemangku kepentingan.
Pada sektor distribusi, Pertamina menambah armada mobil tangki dan mengalihkan sebagian armada dari Banyuwangi ke Bali. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pengiriman BBM ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan.
Sementara itu, untuk membantu mengurangi antrean kendaraan roda dua, Pertamina juga mengoptimalkan layanan motoris BBM sesuai standar operasional dan ketentuan keselamatan yang berlaku.
Meski berbagai langkah percepatan telah dijalankan, Pertamina tetap mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Perusahaan memastikan kondisi pasokan terus dipantau secara ketat dan informasi resmi mengenai ketersediaan BBM akan disampaikan melalui kanal komunikasi resmi Pertamina Bali.
Dengan penguatan pasokan puluhan juta liter, penambahan armada distribusi, serta operasional SPBU selama 24 jam, Pertamina berharap antrean panjang yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Bali dapat segera terurai dan kebutuhan energi masyarakat kembali terpenuhi secara normal. (Irawan/Mun)
-
NUSANTARA15/10/2026 07:30 WIBKabut Asap Makin Parah! Sekolah di Balikpapan Ditutup 3 Hari
-
Berita14/10/2026 21:00 WIBKementerian PKP dan Bappenas Sinkronkan Target Perumahan 2025–2029
-
EKBIS15/10/2026 10:30 WIBRupiah Makin Loyo, Dolar AS Dekati Rp18.000
-
NASIONAL15/10/2026 10:00 WIB“Bercerai Kawin Lagi!” Candaan Gubernur Kalteng Soal Karhutla Bikin DPR Murka
-
EKBIS15/10/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Anjlok ke 5.917
-
NASIONAL15/10/2026 07:00 WIBSahroni Minta MUI Tak Ikut Campur Konser Andrea Bocelli di Borobudur
-
NUSANTARA14/10/2026 22:00 WIBKapuas Perpanjang Status Karhutla Dua Pekan
-
NASIONAL15/10/2026 06:00 WIBKarhutla Makin Darurat, PKB Desak Status Bencana Nasional

















