JABODETABEK
Polda Metro Jaya Periksa Jokowi di Surakarta
AKTUALITAS.ID – Untuk memenuhi berkas laporan tuduhan ijazah palsu, Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan atau permintaan keterangan dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di Surakarta, Jawa Tengah, pada Rabu (11/2/2026).
“Hal ini dalam rangka memenuhi pemenuhan berkas perkara sebagaimana petunjuk-petunjuk yang sudah disampaikan oleh Kejaksaan DKI yang disampaikan melalui P19 yang kemarin sudah kami terima dan proses pemenuhan atas P19 itu sudah berjalan,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, Kamis (12/2/2026).
Iman, juga menjelaskan, pihaknya sesegara mungkin akan mengirimkan kembali berkas perkara tersebut sebagaimana petunjuk-petunjuk yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU).
Ia menambahkan, pemeriksaan-pemeriksaan dilakukan terhadap saksi, para ahli ataupun terhadap pelapor juga terhadap tersangka.
“Dalam bentuk pemintaan keterangan pengambilan berita acara tambahan semata-mata dalam rangka memenuhi atau melengkapi kelengkapan berkas perkara sehingga kami sebagai aparat penegak hukum dapat menjaga keberimbangan menjaga profesionalisme dan memberikan hak-haknya secara berimbang kepada semua pihak,” katanya.
Iman juga berharap dengan upaya yang telah dilakukan ini dapat segera mendapatkan kepastian hukum atas kasus laporan ijazah palsu.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjalani pemeriksaan di Polresta Surakarta, Jawa Tengah, Rabu, terkait laporan tudingan ijazah palsu. “Ya ada pemeriksaan tambahan,” kata Jokowi usai menjalani pemeriksaan sekitar 2,5 jam.
Meski demikian, ia enggan menyampaikan terkait pemeriksaan tersebut. “Untuk keterangan dan penjelasan biar penasehat hukum yang menjelaskan secara rinci. Makasih,” katanya.
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, Jokowi datang ke Polresta Surakarta karena memenuhi panggilan dari para penyidik.
“Sore ini Pak Jokowi sebagai warga negara yang baik tentunya memenuhi panggilan dari para penyidik sehubungan dengan pelaporan polisi yang kami ajukan pada Polda Metro Jaya,” katanya.
“Jadi kami juga dapat panggilan karena para penyidik juga sedang berada di Surakarta dan infonya minggu ini akan ke Jogja juga untuk memenuhi beberapa keterangan yang diperlukan,” katanya.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL22/08/2026 11:00 WIBDPR Ultimatum Saudi Soal Dana Haji Rp66 Miliar
-
OASE22/08/2026 05:00 WIBAmalkan 4 Doa Penyelamat Gempa Ini Sebelum Tertimpa Reruntuhan
-
NASIONAL22/08/2026 09:00 WIBDaniel Johan: Karhutla Kalimantan Harus Jadi Bencana Nasional
-
NASIONAL22/08/2026 10:00 WIBBNN Ungkap Kapal Narkoba Berganti Nama Berkali-kali
-
POLITIK22/08/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Legislator Muda Didorong Ubah Wajah Parlemen
-
NASIONAL22/08/2026 13:00 WIBKaltim Membara, Hotspot Tembus 9.861
-
RAGAM22/08/2026 14:00 WIBMisteri Pacar Merah Indonesia
-
NASIONAL22/08/2026 16:00 WIBDPR: Malaysia & Singapura Jangan Asal Protes Karhutla

















