JABODETABEK
Jakpus Darurat Begal? Polisi Kejar Komplotan Bersenjata Tajam
AKTUALITAS.ID – Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah Jakarta Pusat. Dua pria menjadi korban komplotan begal bersenjata tajam di kawasan Gunung Sahari. Pelaku yang berjumlah empat orang beraksi secara cepat dan terorganisir.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (9/4/2026) dini hari saat kedua korban tengah melintas di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Tanpa diduga, mereka dipepet oleh empat pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor.
Salah satu pelaku kemudian mengancam korban dengan senjata tajam jenis celurit dan memaksa mereka turun dari kendaraan. Dalam kondisi terancam, korban tidak dapat melawan.
Pelaku lainnya langsung mengambil alih situasi dengan merampas sepeda motor serta ponsel milik korban. Setelah berhasil menguasai barang berharga, komplotan tersebut melarikan diri dan meninggalkan korban di pinggir jalan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa korban telah melapor dan pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan intensif.
“Korban sudah membuat laporan dan saat ini kami sedang mengidentifikasi para pelaku,” ujar Roby, Rabu (15/4/2026).
Polisi juga tengah mendalami kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan aksi pembegalan lain, termasuk kasus yang menimpa petugas pemadam kebakaran di wilayah Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
“Tidak menutup kemungkinan ada koneksi, namun saat ini kami masih mengumpulkan bukti-bukti,” tambahnya.
Hingga kini, aparat kepolisian terus memburu para pelaku dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari.
Kasus begal di Jakarta Pusat kembali menjadi perhatian publik. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati, menghindari jalan sepi, serta segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan aktivitas mencurigakan. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL16/07/2026 21:00 WIBAkhir Juli, Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Pajak JHT dan Outsourcing
-
EKBIS16/07/2026 20:00 WIBDari Aset Jiwasraya ke IPO COIN, Ekonom Pertanyakan Tata Kelola dan Transparansi Pemilik Manfaat
-
EKBIS16/07/2026 23:35 WIBIndodax Langgar Aturan OJK dan Bappebti, Polri: Bisa di Pidana
-
RIAU17/07/2026 13:30 WIB15 Ribu Hektare Lahan di Riau Hangus Dilalap Api
-
OTOTEK16/07/2026 22:00 WIBGIIAS 2026 Jadi Arena Mobil Listrik Baru,
-
JABODETABEK16/07/2026 20:30 WIBPramono Anung Cari Skema Non APBD untuk Bangun Kembali JPO Tendean
-
JABODETABEK17/07/2026 07:30 WIBJakarta Siaga, 4.132 Personel Amankan Gelombang Aksi Mahasiswa
-
NASIONAL16/07/2026 20:30 WIBKPK Berwenang Ambil Alih Kasus Febrie, Saut: Tinggal Keberanian Pimpinan

















