JABODETABEK
Polisi Pastikan Isu Prostitusi Anak di Lokasari Tak Terbukti
AKTUALITAS.ID – Media sosial dihebohkan dengan unggahan yang menyebut seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang mengaku ditawari layanan prostitusi yang diduga melibatkan anak di bawah umur di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.
Unggahan tersebut pertama kali viral melalui akun X @hunter_tnok yang membeberkan dugaan praktik eksploitasi seksual yang disebut terorganisir di kawasan tersebut.
Dalam narasi yang beredar, peristiwa itu disebut terjadi sekitar April 2026. Akun tersebut juga mengeklaim adanya oknum yang diduga muncikari secara terbuka menawarkan jasa dengan istilah tertentu di lokasi tersebut.
Video dan unggahan itu kemudian memicu perdebatan publik serta perhatian luas warganet, terutama karena menyangkut isu sensitif eksploitasi anak.
Menanggapi viralnya kabar tersebut, Kepolisian Sektor Metro Tamansari langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Kapolsek Metro Tamansari, Bobby M. Zulfikar, menegaskan hasil penelusuran di lapangan tidak menemukan bukti adanya praktik prostitusi anak seperti yang ditudingkan.
“Alhamdulillah sudah dikonfirmasi bahwa hal tersebut tidak terbukti,” ujar Bobby, Minggu (24/5/2026).
Meski demikian, polisi tetap melakukan pemantauan di kawasan Lokasari untuk memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Isu ini juga mendapat perhatian dari DPRD DKI Jakarta. Wakil Ketua DPRD DKI, Rany Mauliani, meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti kabar tersebut secara serius.
“Kami sangat prihatin dan mengecam keras apabila benar terdapat praktik eksploitasi maupun prostitusi anak di kawasan Lokasari,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Staf Khusus Gubernur DKI, Chico Hakim, menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemkot Jakarta Barat serta instansi terkait untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut.
“Kami telah berkoordinasi dengan Sudin PPAPP dan Sudin Sosial Jakarta Barat yang sudah turun langsung mendalami informasi tersebut,” kata Chico.
Pemprov DKI juga menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk eksploitasi anak dan siap memberikan perlindungan serta rehabilitasi jika ditemukan korban dalam kasus ini.
Di tingkat daerah, Sudis PPAPP Jakarta Barat juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendalami laporan yang viral tersebut.
Hingga kini, aparat kepolisian dan pemerintah daerah masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial, sekaligus meredam keresahan publik terkait isu sensitif tersebut. (Kusuma/Mun)
-
OLAHRAGA12/07/2026 20:30 WIBPrediksi Argentina vs Inggris: Duel Messi dan Bellingham Menuju Final Piala Dunia 2026
-
NASIONAL12/07/2026 22:00 WIBFebrie Adriansyah Berpeluang Ajukan Praperadilan
-
OASE13/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Sebut Orang yang Mengingkari Kitab Allah Tersesat
-
NASIONAL12/07/2026 23:00 WIBRieke Minta Prabowo Bentuk Tim Evaluasi Nasional Asset Recovery untuk Kasus ASABRI
-
NASIONAL12/07/2026 21:00 WIBPDIP dan PAN Kompak Minta Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
NUSANTARA12/07/2026 21:30 WIBHerman Deru Apresiasi Sumsel Bhayangkara Run 2026, Perkuat Kedekatan Polri dan Masyarakat
-
POLITIK13/07/2026 17:17 WIBPengamat Mendukung Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi
-
NASIONAL13/07/2026 09:00 WIBPresiden Prabowo Suruh Warga yang Anggap Indonesia Suram untuk Pindah Negara