NASIONAL
Fadli Zon Diminta Mampu Bedakan Kampanye dan Program Negara
Lodewijk menyebut pembagian sertifikat tanah adalah program pemerintah
AKTUALITAS.ID- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin meminta Fadli Zon bisa membedakan antara program pemerintah dan kampanye. Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Lodewijk Fredrich Paulus mengatakan, Jokowi hingga kini masih aktif sebagai presiden yang tengah menjalankan tugas.
“Dia (Jokowi) kan tidak cuti sebagai presiden artinya tugas sebagai kepala negara tetap dilaksanakan,” kata Lodewijk Fredrich Paulus di Jakarta, Sabtu (8/9/2018).
Tudingan Fadli Zon berkaitan dengan pembagian sertifikat tanah secara massal kepada warga. Lodewijk mengatakan, pembagian sertifikat itu merupakan program lama yang telah ditetapkan pemerintah. Politisi partai Golkar itu melanjutkan, Jokowi juga akan terus melaksanakan tugas sebagai kepala negara.
Lebih lanjut, menurut Lodewijk, berposisi sebagai kepala negara artinya Jokowi berhak untuk melakukan peresmian pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan. Dia mengatakan, hal tersebut bisa dilakukan dengan kapasitas Jokowi sebagai presiden, bukan sebagai calon presiden.
“Jadi untuk ini tentunya tidak ada yang salah karena itu merupakan tugas negara yang memang sudah diatur,” kata Lodewijk.
Sebelumnya, kritik kampanye terselubung itu disampaikan Fadli Zon melalui akun Twitternya. Saat itu, Jokowi tengah melakukan penyerahan sertifikat tanah untuk Rakyat di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.(republika.co.id)
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
NUSANTARA06/08/2026 13:30 WIBOknum Polisi Bunuh Lansia Usai Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
-
NASIONAL06/08/2026 14:00 WIBSETARA Desak Prabowo Copot Kasus Febrie dari Kejagung
-
EKBIS06/08/2026 20:00 WIBAirlangga Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
-
DUNIA06/08/2026 21:00 WIBRudal Rusia Tewaskan Belasan Orang di Kyiv
-
POLITIK06/08/2026 16:00 WIBPengamat Politik: Pilpres 2029 Diprediksi Dikuasai Kepala Daerah
-
DUNIA06/08/2026 18:00 WIBNetanyahu: Serang Iran Tak Butuh Restu Washington

















