NASIONAL
Iklim Investasi Terganggu, Waka MPR: Berantas Premanisme Berkedok Ormas
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) telah mengganggu iklim investasi di Indonesia dan dapat merusak reputasi sektor industri di mata internasional. Menurut Eddy, aksi premanisme yang terjadi di kawasan industri seperti di Bekasi dan Karawang, di mana ormas menyegel akses pabrik dan mengganggu jalannya operasional, harus segera diberantas.
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Cirebon pada Senin (17/3/2025), Eddy menjelaskan gangguan semacam ini berdampak besar pada perekonomian Indonesia, khususnya dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. “Premanisme yang meresahkan dunia usaha tidak hanya merusak citra investasi, tetapi juga menyebabkan ketidakmampuan dalam menyerap tenaga kerja yang terdidik,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti para investor cenderung menahan investasi mereka dengan alasan ketidakpastian hukum yang ditimbulkan oleh gangguan ormas ini. Bahkan, beberapa perusahaan yang sudah beroperasi di Indonesia memilih untuk memindahkan investasi mereka ke negara lain untuk menghindari gangguan tersebut.
Eddy pun mendesak agar semua pihak terkait, terutama pemerintah dan aparat penegak hukum, untuk bertindak tegas dalam menanggulangi fenomena ini. “Penegakan hukum yang jelas dan konsisten adalah kunci untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif,” tegasnya. (Mun/Yan Kusuma)
-
NASIONAL01/08/2026 07:00 WIBKPK Buka Babak Baru Kasus Korupsi DJKA Medan
-
POLITIK01/08/2026 06:00 WIBJPPR Desak KPU RI Lepas Rekrutmen KPUD
-
OASE01/08/2026 05:00 WIBPesan Tegas Al-Qur’an untuk yang Sering Menyalahkan Keadaan
-
JABODETABEK01/08/2026 06:30 WIB5 Titik SIM Keliling Jakarta Resmi Dibuka
-
NASIONAL01/08/2026 11:00 WIBIsu Nuklir Disinggung, Siaran Prabowo Mendadak Berhenti
-
NASIONAL01/08/2026 10:00 WIBKPK: Pemanggilan Raja Juli Tergantung Bukti
-
OTOTEK01/08/2026 11:30 WIBBegini Cara Mengetahui Password Gmail yang Lupa
-
EKBIS01/08/2026 07:30 WIBPertamax Resmi Turun Mulai Hari Ini

















