NASIONAL
KPK Pastikan Segera Panggil Ridwan Kamil Terkait Korupsi Iklan Bank BJB Rp222 Miliar
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan segera memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pemanggilan terhadap RK menjadi langkah lanjutan setelah penyidik mengumpulkan bukti dan keterangan dari sejumlah saksi.
“Secepatnya nanti KPK akan menjadwalkan pemanggilan terhadap saudara RK,” ujar Budi di Jakarta, Jumat (5/9/2025).
Menurut Budi, penyidik perlu menggali informasi dari RK mengenai aset-aset yang sempat disita serta aliran dana dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp222 miliar tersebut.
“Itu semuanya ditelusuri, termasuk nanti kepada saudara RK yang tentunya akan dipanggil untuk dimintai keterangan,” tambahnya.
Sebelumnya, KPK telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk putra Presiden Ke-3 RI B.J. Habibie, Ilham Habibie, serta petinggi Bank BJB. Pada 10 Maret 2025, rumah Ridwan Kamil sempat digeledah penyidik dan beberapa kendaraan disita. Namun hingga hampir 200 hari setelah penggeledahan, RK belum juga dipanggil.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka, antara lain Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto, serta pengendali agensi iklan terkait proyek tersebut.
Meski belum mengumumkan jadwal pasti pemanggilan, KPK menegaskan akan menyampaikannya secara terbuka begitu sudah resmi ditetapkan. (Ari Wibowo/Mun)
-
JABODETABEK18/06/2026 19:30 WIBSetneg Buka Peluang Rekrut Kembali Eks Karyawan Hotel Sultan
-
NUSANTARA18/06/2026 08:30 WIBBMKG: 233 Zona Musim Resmi Masuk Kemarau
-
EKBIS18/06/2026 19:00 WIBIndonesia Raja Komoditas, Tapi Harga Masih Ditentukan Bursa Luar Negeri
-
Berita18/06/2026 07:00 WIBPigai Tegaskan Jangan Lawan Putusan Kasus Andrie Yunus
-
EKBIS18/06/2026 09:00 WIBPemerintah Pastikan Pertalite dan Solar Tak Naik
-
JABODETABEK18/06/2026 18:30 WIBNegara Ambil Alih Pengelolaan Hotel Sultan untuk Kepentingan Publik
-
NASIONAL18/06/2026 14:00 WIBEddy Soeparno Desak Anggaran EBT Ditambah
-
POLITIK18/06/2026 10:00 WIBPengamat Desak DPR Segera Revisi UU Pemilu

















