NASIONAL
Menko Yusril Dukung Pembentukan TGPF untuk Ungkap Aktor Intelektual Kerusuhan
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menilai keberadaan tim independen atau Tim Pencari Fakta (TPF) penting untuk mengungkap aktor intelektual di balik kerusuhan demonstrasi pada akhir Agustus lalu.
Meski demikian, Yusril menyebut pembentukan TPF saat ini masih sebatas wacana. Ia mengingatkan bahwa proses kerja tim seperti ini membutuhkan waktu cukup panjang, sementara negara tidak boleh menunda penegakan hukum.
“Negara harus segera melawan kejahatan, negara harus hadir melindungi rakyatnya. Penegakan hukum sudah berjalan sesuai koridor hukum dan HAM,” ujar Yusril dalam keterangannya, Sabtu (13/9/2025).
Menurut Yusril, TPF tetap memiliki peran penting jika nantinya benar-benar dibentuk. Tim ini dapat menggali lebih dalam akar persoalan di balik aksi ricuh, termasuk mengungkap siapa dalang intelektual, penyandang dana, hingga tujuan yang mereka bidik.
“Tim independen dapat menggali fakta lebih jauh dari apa yang bisa diungkap aparat penegak hukum, seperti siapa aktor intelektualnya, siapa penyandang dana, siapa penggeraknya, serta apa tujuan dan target mereka,” ucapnya.
Ia menegaskan, pengungkapan yang jujur dan objektif akan sangat membantu negara dan masyarakat dalam mengambil langkah hukum yang komprehensif, sekaligus mencegah agar kerusuhan serupa tidak terulang di masa mendatang. (Ari Wibowo/Mun)
-
FOTO01/05/2026 17:28 WIBFOTO: Rilis Penipuan Daring dengan Tersangka 16 WNA
-
POLITIK01/05/2026 18:00 WIBGolkar: Usulan Yusril soal Parliamentary Threshold Sudah Digodok Lama
-
NASIONAL01/05/2026 16:00 WIBPrabowo Janji Kredit Rumah Bunga 5%, Buruh Bisa Punya Hunian
-
DUNIA01/05/2026 19:00 WIBAyatollah Mojtaba Khamenei Sebut AS Kalah Telak di Teluk Persia
-
RAGAM01/05/2026 17:00 WIBBukan Orang PKI, Ini Sosok Asli Penerjemah Lagu Internasionale di Indonesia
-
PAPUA TENGAH01/05/2026 16:30 WIBKolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga
-
DUNIA01/05/2026 21:00 WIBMyanmar Umumkan Suu Kyi Jadi Tahanan Rumah
-
POLITIK01/05/2026 22:00 WIBKPU Tekankan Profesionalisme dalam Proses PAW

















