NASIONAL
KPK Ungkap Dugaan Perusahaan Jasa K3 Lain Terseret Skandal Noel dkk
AKTUALITAS.ID – Skandal pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kian melebar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, selain PT KEM Indonesia, ada perusahaan jasa K3 (PJK3) lain yang diduga ikut terlibat dalam praktik pungutan liar tersebut.
“Dari hasil penyidikan, dugaan keterlibatan sejumlah PJK3 lain dalam penerbitan sertifikasi K3 masih terus kami dalami,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Menurut KPK, modus pemerasan ini bermula dari biaya pengurusan sertifikat K3 yang seharusnya hanya Rp 275 ribu melonjak hingga Rp 6 juta. Selisih pungutan itu kemudian dialirkan ke sejumlah pihak dengan total nilai mencapai Rp 81 miliar. Dari jumlah itu, Rp 69 miliar disebut mengalir ke Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 periode 2022–2025.
Sejauh ini, KPK telah menetapkan 11 tersangka, termasuk mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, beserta sejumlah pejabat Kemnaker dan pihak swasta dari PT KEM Indonesia. Namun, penyidik menegaskan lingkaran kasus ini tidak berhenti di sana.
“Kami akan melihat skema lapangan secara utuh, termasuk siapa saja perusahaan yang mendapat pendelegasian dari Kemnaker dalam penerbitan sertifikasi K3,” tegas Budi.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena dugaan praktik korupsi telah berlangsung sejak 2019, melibatkan pejabat lintas jabatan, hingga merugikan masyarakat luas yang mengurus sertifikasi K3. (Ari Wibowo/Mun)
-
RIAU18/05/2026 15:43 WIBKorporasi Sawit Raksasa PT Musim Mas Jadi Tersangka, Kerugian Lingkungan Rp187,8 Miliar
-
RIAU18/05/2026 14:47 WIBDukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kota Tinggi Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong
-
NASIONAL18/05/2026 16:00 WIBSengketa Warisan Raden Nangling, Ruri Jumar Saef Bongkar Fakta vs Rekayasa
-
OLAHRAGA18/05/2026 17:30 WIBSelangkah Lagi Persib Bandung Juara Super League
-
PAPUA TENGAH18/05/2026 21:30 WIBPengurus Laskar Merah Putih Markas Daerah Papua Tengah Resmi Dilantik
-
EKBIS18/05/2026 18:00 WIBPurbaya: Ekonomi RI Stabil dan Defisit APBN Terkendali
-
NUSANTARA18/05/2026 14:30 WIBPimpinan Ponpes di Garut Diduga Cabuli Santriwati
-
DUNIA18/05/2026 15:00 WIBSerangan Drone Guncang Pembangkit Nuklir Uni Emirat Arab

















