NASIONAL
PPATK: Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan di Indonesia Mencapai Rp1.700 Triliun
AKTUALITAS.ID – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mengejutkan terkait kejahatan keuangan berbasis lingkungan atau Green Financial Crime (GFC) di Indonesia. Berdasarkan hasil riset sejak tahun 2020, total perputaran uang dalam ekosistem kejahatan lingkungan mencapai Rp1.700 triliun.
Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan data yang sebelumnya beredar di publik. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan bahwa nilai Rp992 triliun yang selama ini diketahui hanyalah bagian dari laporan transaksi yang masuk pada periode 2020–2025.
“Data kami, perputaran GFC sejak tahun 2020 itu bukan Rp992 triliun, tapi Rp1.700 triliun,” ujar Ivan saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Ivan menjelaskan, PPATK telah melakukan riset komprehensif yang tidak hanya menelusuri aliran dana ilegal kejahatan lingkungan, tetapi juga memetakan wilayah-wilayah rawan eksploitasi lingkungan di Indonesia, termasuk sejumlah daerah di Pulau Sumatera.
Menurutnya, riset Green Financial Crime tersebut memiliki nilai strategis karena mampu menghubungkan aktivitas kejahatan lingkungan dengan potensi kerugian negara serta risiko bencana alam di masa depan.
“Kami sudah punya hasil risetnya, bahkan sudah punya pemetaan GFC wilayah mana saja, termasuk wilayah Sumatera. Artinya, hasil riset ini bisa memprediksi apa yang akan terjadi ke depan terkait bencana alam dan rekomendasi kebijakan,” tegas Ivan.
PPATK menilai, praktik kejahatan lingkungan seperti pembalakan liar, pertambangan ilegal, hingga perusakan ekosistem kerap melibatkan jaringan keuangan kompleks yang berdampak besar terhadap stabilitas ekonomi dan lingkungan nasional.
Temuan ini diharapkan menjadi peringatan serius bagi aparat penegak hukum dan pembuat kebijakan untuk memperkuat upaya pencegahan, penindakan, serta pemulihan kerugian negara akibat kejahatan lingkungan terorganisir. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL19/05/2026 10:45 WIBPFI Pusat Desak Kemlu Selamatkan Wartawan Indonesia yang Ditahan Israel
-
NASIONAL19/05/2026 11:15 WIBJurnalis Indonesia Ditangkap Tentara Israel dalam Misi Gaza, KPP DEM Desak Presiden Bertindak Tegas
-
DUNIA19/05/2026 12:00 WIBTrump Frustrasi Iran Ogah Manut Soal Damai
-
DUNIA19/05/2026 08:00 WIBMahkamah Agung Saudi Umumkan Idul Adha 27 Mei
-
JABODETABEK19/05/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Hujan Ringan Selasa 19 Mei
-
EKBIS19/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Tembus Rp2,789 Juta
-
NASIONAL19/05/2026 18:30 WIBBukan Lagi Fokus Jaga Pertahanan, TNI Kini Urus Jagung dan Kedelai
-
POLITIK19/05/2026 14:00 WIBPSI: DPR Harusnya Pindah Dulu ke IKN

















