Berita
Judi Online Capai Rp1.200 Triliun, Pakar: Ancaman Nyata bagi Ketahanan Nasional
AKTUALITAS.ID – Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja, membunyikan alarm terkait bahaya judi online (judol) di Indonesia. Ia menegaskan bahwa aktivitas ilegal ini bukan lagi sekadar pelanggaran hukum, melainkan telah berkembang menjadi krisis multidimensi yang secara serius mengancam ketahanan ekonomi dan sosial nasional.
Ardi menyebut judi online telah menjadi kejahatan siber lintas batas yang memerlukan penanganan menyeluruh dan lintas sektor.
Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/11/2025), Ardi memaparkan data yang sangat mengkhawatirkan. Perputaran dana judi online di Indonesia diproyeksikan akan menembus Rp 1.200 triliun pada 2025, angka yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Angka fantastis tersebut, menurutnya, mencerminkan besarnya dampak destruktif aktivitas ilegal ini terhadap perekonomian. Dampak tersebut termasuk menekan konsumsi produk riil masyarakat dan meningkatkan risiko kredit macet secara signifikan.
Selain menggerogoti ekonomi, dampak sosial judi online juga dinilai sangat serius. Ardi menyoroti peningkatan kasus perceraian, maraknya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta naiknya tindak kriminalitas sebagai akibat langsung dari jerat judi online.
Untuk itu, Ardi menekankan pentingnya “pendekatan whole-of-government” dalam pemberantasan judi online, yang wajib melibatkan seluruh kementerian, lembaga terkait, dan sektor swasta tanpa terkecuali.
Strategi berlapis pun diusulkan, meliputi:
Penguatan kapasitas takedown konten ilegal.
Pemblokiran cepat rekening mencurigakan.
Kerja sama internasional untuk menangani operator lintas batas.
Pengaturan ketat terhadap platform aplikasi dan iklan digital.
Penerapan DNS resolver nasional.
Pemerintah sendiri telah menunjukkan hasil awal yang positif. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dilaporkan telah menurunkan lebih dari 2,2 juta konten judi online. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memblokir 23.929 rekening, dan Polri berhasil mengungkap 235 kasus dengan 259 tersangka.
Meski demikian, Ardi menegaskan bahwa keberhasilan perang melawan judi online tidak dapat diukur dari banyaknya situs yang diblokir semata.
“Keberhasilan sejati diukur dari transformasi ekosistem digital nasional agar lebih aman, adil, dan produktif bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ari Wibowo/Mun)
-
NASIONAL31/07/2026 09:00 WIBEddy Soeparno Dorong Ketahanan Energi Nasional
-
RIAU30/07/2026 14:00 WIBEkspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Siap Melayani Masyarakat hingga Pulau Terluar
-
NUSANTARA30/07/2026 13:40 WIBPolisi Tetapkan Anggota DPRD Medan Tersangka Pengeroyokan
-
NASIONAL30/07/2026 15:00 WIBPrabowo Resmi Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan
-
JABODETABEK31/07/2026 08:30 WIBPengendara Vario Tewas Usai Tabrakan Adu Banteng
-
DUNIA31/07/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Hijau Investor Mulai Borong
-
NUSANTARA30/07/2026 14:30 WIBPakar Hukum: Daluwarsa Harus Jadi Pertimbangan Utama Majelis Hakim dalam Perkara Lahan Transmigrasi Kukar
-
POLITIK30/07/2026 16:30 WIBKepuasan Publik Turun, Mardani Dorong Prabowo Evaluasi Kabinet

















