NASIONAL
Komisi III DPR Desak Polisi Cekal Ketua Koperasi BLN
AKTUALITAS.ID – Anggota Komisi III DPR RI Machfud Arifin meminta Polda Jawa Tengah bertindak tegas dalam menangani dugaan investasi bodong yang melibatkan Koperasi Bahana Lintas Nusantara. Ia mendesak polisi segera mencekal mantan Ketua koperasi tersebut Nicholas Nyoto Prasetyo agar tidak melarikan diri.
“Lakukan upaya segera seperti tuntutan banyak pihak. Jangan pernah ragu, jangan lembek-lembek jadi polisi. Lakukan upaya penangkapan, upaya paksa, termasuk mempercepat proses karena dikhawatirkan yang bersangkutan bisa kabur,” kata Machfud di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Ia menilai langkah pencekalan perlu dilakukan karena Nicholas telah diperiksa dua kali oleh penyidik namun belum ditetapkan sebagai tersangka.
Menurut Machfud, dugaan aliran dana investasi kemungkinan terpusat pada pimpinan koperasi sehingga penyidik perlu menelusuri peran pengurus utama sebelum menindak pihak lain.
Sebelumnya, kasus dugaan investasi bodong yang melibatkan Koperasi Bahana Lintas Nusantara mulai mencuat sejak awal 2025 setelah banyak anggota mengaku tidak lagi menerima pembayaran keuntungan dari dana yang mereka investasikan.
Sejumlah korban dari berbagai daerah, termasuk Boyolali dan Gunungkidul, mengaku dijanjikan imbal hasil tinggi dari program investasi koperasi tersebut. Namun sejak Maret 2025 pembayaran keuntungan mulai tersendat hingga akhirnya berhenti sama sekali(Yan Kusuma)
-
RAGAM07/06/2026 14:00 WIBKisah Cinta Bung Karno dan Gadis Belanda yang Berakhir Jadi Pelajaran Hidup
-
NASIONAL07/06/2026 17:19 WIBMahfud Bongkar Persoalan Program MBG dari Awal Mulai
-
RAGAM07/06/2026 12:30 WIBPHK Besar-besaran Guncang Dunia Teknologi
-
RAGAM07/06/2026 13:30 WIBBMKG Sebut Bediding Bukan Ancaman Cuaca Ekstrem
-
NASIONAL07/06/2026 13:00 WIBMensesneg: Jabatan Nonoperasional Polri Bisa Saja Diisi Sipil
-
RIAU07/06/2026 16:40 WIBAntusiasme Tinggi, Peserta Riau Bhayangkara Run 2026 Tembus 15 Ribu Orang
-
POLITIK08/06/2026 09:00 WIBPengamat: Saatnya Prabowo Bersihkan Kabinet dari yang Tak Efektif
-
NUSANTARA07/06/2026 20:00 WIBKhofifah Salurkan Bansos dan Program Desa Rp32,16 Miliar di Ngawi

















