NUSANTARA
Ibu dan Anak Tewas Diterkam Buaya dalam Dua Hari di Sumba Barat Daya
AKTUALITAS.ID – Dalam peristiwa yang menggemparkan warga Sumba Barat Daya, seorang ibu rumah tangga bernama Albina Doki (64) dan anak laki-lakinya, Blasius Lomi (37), harus kehilangan nyawa secara tragis setelah diterkam buaya dalam dua hari berturut-turut.
Peristiwa nahas ini bermula pada Rabu (5/2/2025) siang saat Albina sedang mencuci pakaian di Sungai Ledewero, Desa Letekonda. Tanpa diduga, seekor buaya menerkamnya dan menyeretnya ke tengah sungai.
Keesokan harinya, Blasius yang terpukul atas kehilangan ibunya, ikut melakukan pencarian di sungai yang sama. Namun, nasib buruk kembali menimpa keluarga ini. Saat tengah mencari ibunya, Blasius juga menjadi korban keganasan buaya dan ditemukan tewas dengan luka-luka parah di tubuhnya.
Warga setempat dan keluarga korban sempat melakukan ritual adat untuk membantu pencarian Albina. Namun, upaya pencarian intensif yang dilakukan selama beberapa hari belum membuahkan hasil. Jasad Albina hingga kini masih belum ditemukan.
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya satwa liar, terutama saat beraktivitas di sekitar perairan.
Kejadian ini juga mengundang keprihatinan atas pentingnya upaya konservasi dan menjaga keseimbangan ekosistem agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (Yan Kusuma)
-
NASIONAL31/07/2026 09:00 WIBEddy Soeparno Dorong Ketahanan Energi Nasional
-
NASIONAL30/07/2026 15:00 WIBPrabowo Resmi Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan
-
JABODETABEK31/07/2026 08:30 WIBPengendara Vario Tewas Usai Tabrakan Adu Banteng
-
POLITIK31/07/2026 10:00 WIBPegiat Pemilu: DKPP Naik Kelas Demi Jaga Integritas Pemilu
-
DUNIA31/07/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Hijau Investor Mulai Borong
-
POLITIK31/07/2026 06:00 WIBPengamat Minta Publik Tak Terlalu Reaktif Survei Dedi Salip Prabowo
-
NUSANTARA30/07/2026 14:30 WIBPakar Hukum: Daluwarsa Harus Jadi Pertimbangan Utama Majelis Hakim dalam Perkara Lahan Transmigrasi Kukar
-
POLITIK30/07/2026 16:30 WIBKepuasan Publik Turun, Mardani Dorong Prabowo Evaluasi Kabinet

















